Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Konflik Sara di Lampung, hanguskan 56 rumah

Konflik Sara di Lampung, hanguskan 56 rumah

Lampung-KoPi | Konflik antar suku Jawa dan Lampung pecah di Kampung Tanjung Harapan, Kecamatan Anak Tuha, lampung Tengah, Kamis (27/11). Akibatnya rumah-rumah terbakar dan penduduk warga Dusun 2 harus menyelamatkan diri dengan mengungsi ke kampung Kuripan, kecamatan Padang Ratu, lampung Tengah.

Motif penyerangan itu diduga atas persitiwa adanya isu dua warga dusun 1 Kampung Tanjung Harapan (Suku Lampung) atas nama Angga Wira Yuda bin Basri (alm) dan Kurnia Jaya bin Hasanudin yang tidak pulang sejak hari Ahad Malam (23/11/14) hingga saat ini setelah meminjam HP salah seorang warga bernama Edi (Suku Jawa).

Sebelumnya, hari Kamis (27/11) pukul 15.00 WIB sejumlah warga (Suku Lampung) Dsn 1 Tanhung Harapan mencari warganya yang dinyatakan hilang ke Dsn 2. Namum warga Dsn 2 merasa tidak tahu persoalan. Namun, salah seorang pencari, Supriyadi melihat bercak darah di sekitar gardu. Melihat itu, warga Dsn 1 menjadi beringas dan melakukan pengrusakan dan pembakaran sejumlah rumah warga Dsn 2. Tercatat 8 rumah terbakar dan 15 rumah dirusak. Hingga pukul 17.00 WIB tercatat 20 rumah dibakar habis.

Pihak kepolisian yang dipimpin Kapolres Lampung Tengah tiba dan mencoba menenangkan warga yang marah. Hingga berita ini diturunkan rumah yang terbakar sudah mencapai 56.| AN|Kontributor lampung

back to top