Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Jawa Timur jadi sentra perdagangan manusia

Jawa Timur jadi sentra perdagangan manusia
Surabaya-KoPi| Tak bisa dipungkiri, Indonesia masuk ke dalam daftar negara dengan perdagangan manusia atau human trafficking tertinggi di dunia. Provinsi Jawa Timur menjadi provinsi dengan kasus perdagangan manusia terbanyak ketiga di Indonesia, setelah Jawa Barat dan Kalimantan Barat. Karena itu, Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur mengajak seluruh stakeholder untuk ikut memeranginya.
 

Hal itu diungkapkan anggota Komisi E DPRD Jatim, M Eksan di DPRD Jatim, Jumat (11/9). Eksan mengungkapkan, dari data yang ada, Jatim menjadi sumber maupun daerah tujuan tindak perdagangan manusia.

"Kalau dari kasus yang berhasil diungkap pihak Kepolisian saja, kasus perdagangan manusia di Jawa Timur termasuk yang tertinggi secara nasional. Belum lagi kasus yang tak terungkap, pasti lebih banyak lagi. Ini saatnya kita memerangi tindak perdagangan manusia, sebelum keluarga atau orang yang kita sayangi turut menjadi korban," ujar Eksan.

Politisi PAN tersebut mencontohkan kasus prostitusi yang melibatkan artis ibukota Anggita Sari di sebuah hotel berbintang di Surabaya. Menurutnya kasus tersebut juga tak lepas dari peran sindikat perdagangan manusia. Demikian halnya dengan puluhan pekerja seks komersial (PSK) asal Jatim yang baru dipulangkan dari lokalisasi Tanjung Elmo, Papua. Disinyalir banyak di antaranya merupakan korban perdagangan manusia. Terbukti dari keterangan beberapa korban, mereka mau dibawa ke Papua karena dijanjikan pekerjaan sebagai pelayan toko atau restoran. Namun nyatanya di sana mereka malah dipekerjakan sebagai PSK di lokalisasi.

Eksan berharap tindakan pencegahan bisa dilakukan dengan melibatkan seluruh stakeholder yang ada di Jawa Timur. Tak hanya pihak Kepolisian maupun Pemprov, tapi juga masyarakat secara luas. Kepekaan dan kepedulian masyarakat juga diperlukan untuk mencegah tindak perdagangan manusia.

Eksan mencontohkan, misalnya ada sebuah rumah yang menampung banyak pekerja perempuan. Masyarakat harus melaporkannya ke pihak RT/RW agar bisa dipastikan apakah penampungan tersebut legal atau ilegal. Bisa jadi justru itu sindikat perdagangan manusia. 

"Kasus perdagangan manusia di Indonesia sudah pada titik yang mengkhawatirkan karena melibatkan sindikat transnasional. Karena itu kepedulian masyarakat diperlukan untuk mencegah atau paling tidak membatasi ruang gerak para pelaku," pungkas Eksan.

back to top