Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Inilah efek perilaku LGBT yang mengerikan

foto: healthland.time.com foto: healthland.time.com

KoPi | Perilaku seksual dari kalangan LGBT memberikan efek yang tidak kecil baik efek kesehatan dan tatanan sosial. Efek-efek tersebut perlu diketahui sebagai bagian dari cara melihat dan merespon LGBT.

1. Efek Kesehatan

Masalah kesehatan yang paling ditakuti adalah HIV/AIDS. Sampai detik ini masih menjadi misteri bagaimana virus ini muncul dan bagaimana pengobatannya. LGBT merupakan salah satu penyumbang berkembang dan beredarnya virus ini dalam masyarakat selain perilaku seks lainnya yang keluar dari kaidah kesehatan dan agama.

Amerika Serikat menghadapi masalah serius persebaran penyakit HIV/AIDS dan penyakit-penyakit aneh lainnya akibat perilaku homoseksualitas. Centers for Diseases Control Prevention (CDCP) dilansir oleh Reuters memaparkan ada 1.1 juta pengidap HIV di Amerika. Sejumlah 4 persen dari pelaku homoseksualitas menyumbang 66 persen berkembangnya penyakit tersebut.

2. Efek mental

CDCP juga melaporkan bahwa para pelaku homoseksualitas mengidap masalah mental yang disebut sebagai syndemic yaitu dua kondisi masalah kesehatan yang bersamaan dalam populasi. Masalah mental ini muncul dalam bentuk depresi, penyalahgunaan alkohol, penyalahgunaan multi obat-obatan, dan praktik kekerasan seksual terhadap anak-anak.

Pada kasus di Indonesia kekerasan seksual pada anak-anak dari kalangan homoseksual sangat tinggi. Kominisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia melaporkan antara tahun 2010-2014 ada 21.869.796 kasus kekerasan pada anak yang mana 42-58 persen adalah kejahatan seksual. 

Dua efek baik kesehatan dan mental dari praktik LGBT ternyata lebih banyak efek buruknya. Pada fakta inilah sebenarnya masyarakat perlu menilai posisi LGBT dalam kehidupan sehari-hari. Menurut sosiolog Universitas Airlangga, Dr. Tuti Budirahayu LGBT merupakan bentuk penyimpangan.

"Jika melihatnya dari sistem norma dan nilai yang telah ada, LGBT merupakan perilaku menyimpang. Sedangkan setiap penyimpangan memberi kontribusi terhadap masalah-masalah sosial seperti kekerasan." |YP|

back to top