Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Ini respon Persekutuan Gereja Indonesia

Ini respon Persekutuan Gereja Indonesia

Jakarta-KoPi | Insiden kekerasan terhadap ummat Islam yang sedang merayakan hari Raya Idul Fitri, akan direspon oleh PGI (Persatuan Gereja Indonesia). Hal ini disampaikan oleh Odhita R. Hutabarat Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama. 

Menurut Odhita PGI akan menyampaikan permintaan maaf pada Hari Sabtu (18/7/15) melalui media massa. Insiden Tolikara merupakan hal yang sangat tidak mengenakkan seluruh pihak.

"Tentang peristiwa itu, kita minta PGI untuk memberikan keterangan dan menyampaikan permohonan maaf kepada ummat Islam melalui pers," jelas Odhita.

Selain itu pemerintah telah meminta pihak GIDI (Gereja Injili Di Indonesia) mengklarifikasi kronologi kejadian dan meminta maaf kepada ummat Islam. Kekerasan tersebut sangat disayangkan karena bertepatan dengan hari kemenangan ummat Islam. | AG

back to top