Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Ini respon Persekutuan Gereja Indonesia

Ini respon Persekutuan Gereja Indonesia

Jakarta-KoPi | Insiden kekerasan terhadap ummat Islam yang sedang merayakan hari Raya Idul Fitri, akan direspon oleh PGI (Persatuan Gereja Indonesia). Hal ini disampaikan oleh Odhita R. Hutabarat Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama. 

Menurut Odhita PGI akan menyampaikan permintaan maaf pada Hari Sabtu (18/7/15) melalui media massa. Insiden Tolikara merupakan hal yang sangat tidak mengenakkan seluruh pihak.

"Tentang peristiwa itu, kita minta PGI untuk memberikan keterangan dan menyampaikan permohonan maaf kepada ummat Islam melalui pers," jelas Odhita.

Selain itu pemerintah telah meminta pihak GIDI (Gereja Injili Di Indonesia) mengklarifikasi kronologi kejadian dan meminta maaf kepada ummat Islam. Kekerasan tersebut sangat disayangkan karena bertepatan dengan hari kemenangan ummat Islam. | AG

back to top