Menu
Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembicaraan Soal Pengadaan Pertemuan Kembali Kedua Pemimpin.

Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembi…

Seoul-KoPi| Departemen lu...

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Prev Next

Heboh taksi uber, nasib mobil ompreng jadi tanda tanya

Heboh taksi uber, nasib mobil ompreng jadi tanda tanya
Surabaya - KoPi | Heboh adanya taksi uber di Jakarta menuai banyak kontroversi. Taksi yang menggunakan jenis kendaraan mobil biasa ini menyalahi aturan. Plat nomor yang tercantum tidak berwarna kuning seperti jenis transportasi umum lainnya.

Pengguna taksi uber itu sendiri merupakan member yang telah mendownload aplikasi tersebut. Dan pembayaran dilakukan dengan menggunakan kartu kredit . Pembayaran sesuai dengan jarak yang pengguna tempuh. Ancaman pemerintah mengenai taksi uber yang dinilai menyalahi aturan ini menuai banyak protes.

Faktanya, taksi tersebut membantu penurunan pengangguran di jakarta. Juga banyak pengguna yang lebih nyaman dalam menggunakan taksi jenis tersebut karena tanpa menggunakan uang cash.

Dibalik kecaman pemerintah terhadap taksi uber. Pemerintah  lupa bahwa ada segelintir angkutan yang tidak berplat kuning juga mengangkut penumpang. Mobil ompreng yang biasa mengangkut para penumpang dari sekitaran polda-semanggi dengan tujuan bermacam seperti Bekasi.

Menurut Sofyan selaku supir ompreng  telah menjadi mengompreng sejak 2013 silam setelah pensiun. “ketimbang nganggur, mobil juga nganggur, mending cari penghasilan gini, lumayan” ujarnya saat dihubungi KoPi.

Sofyan mengaku menjadi supir ompreng tidak mudah. Bahkan harus memodifikasi mobilnya agar muat diduduki banyak orang. Ia juga harus bayar sejumlah uang kepada paguyuban omprengan agar mendapat jatah penumpang. Sampai saat ini, belum ada kecaman apapun dari pemerintah dari pekerjaannya sebagai pengompreng.

"Jadi takut sih pasti abis ini kita kena ancaman dari pemerintah. Bismillah aja" tutur Sofyan. | Labibah

back to top