Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Elanto Wijoyo laporkan komunitas moge ke polisi

Elanto Wijoyo laporkan komunitas moge ke polisi

Jogjakarta-KoPi| Elanto Wijoyono bersama sahabatnya Yohan Vallun dan dua perwakilan dari LSM, mendatangi Ditlantas Polda DIY ,Selasa (18/8). Elanto dan Yohan datang pada pukul 09.40 WIB mengendarai sepeda.

"Saya berangkat jam 8, dari rumah saya di Alun-Alun Selatan, kalo Joyo dari rumahnya Sleman," tutur Yohan.

Yohan (29) menambahkan kedatangan mereka bermaksud untuk melakukan pengaduan terhadap penerabasan lampu merah oleh motor gede di perempatan Condongcatur pada Sabtu lalu 14 Agustus 2015.

Mereka masih mempertanyakan terhadap perlakuan istimewa motor gede yang bisa menabrak rambu-rambu lalu lintas.

Sementara rencana pengaduan ini sudah direncanakan sejak lama. Bahkan pada Senin (17/8) Elanto sempat menelpon pihak Ditlantas Polda DIY.

"Mas Joyo telpon yang angkat petugas piket , disuruh dateng Selasa jam 9," tutur Yohan.

Elanto dkk melakukan pengaduan atas inisiatif pribadi didorong oleh keresahan masyarakat yang merasa terganggu dengan kegiatan motor gede.

"Inisiatif sendiri, kita sebagai warga ke sini ini agar bisa berdiskusi mencari tahu apa yang terjadi dan bagaimana menyelesaikan solusinya bersama," Elanto setelah diskusi di Ditlantas Polda DIY.

Diskusi tim Elanto dengan pihak Ditlantas Polda DIY berlangsung sekitar 2,5 jam sejak pukul 09.40-11.30 WIB. |Winda Efanur FS|

back to top