Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Elanto Wijoyo laporkan komunitas moge ke polisi

Elanto Wijoyo laporkan komunitas moge ke polisi

Jogjakarta-KoPi| Elanto Wijoyono bersama sahabatnya Yohan Vallun dan dua perwakilan dari LSM, mendatangi Ditlantas Polda DIY ,Selasa (18/8). Elanto dan Yohan datang pada pukul 09.40 WIB mengendarai sepeda.

"Saya berangkat jam 8, dari rumah saya di Alun-Alun Selatan, kalo Joyo dari rumahnya Sleman," tutur Yohan.

Yohan (29) menambahkan kedatangan mereka bermaksud untuk melakukan pengaduan terhadap penerabasan lampu merah oleh motor gede di perempatan Condongcatur pada Sabtu lalu 14 Agustus 2015.

Mereka masih mempertanyakan terhadap perlakuan istimewa motor gede yang bisa menabrak rambu-rambu lalu lintas.

Sementara rencana pengaduan ini sudah direncanakan sejak lama. Bahkan pada Senin (17/8) Elanto sempat menelpon pihak Ditlantas Polda DIY.

"Mas Joyo telpon yang angkat petugas piket , disuruh dateng Selasa jam 9," tutur Yohan.

Elanto dkk melakukan pengaduan atas inisiatif pribadi didorong oleh keresahan masyarakat yang merasa terganggu dengan kegiatan motor gede.

"Inisiatif sendiri, kita sebagai warga ke sini ini agar bisa berdiskusi mencari tahu apa yang terjadi dan bagaimana menyelesaikan solusinya bersama," Elanto setelah diskusi di Ditlantas Polda DIY.

Diskusi tim Elanto dengan pihak Ditlantas Polda DIY berlangsung sekitar 2,5 jam sejak pukul 09.40-11.30 WIB. |Winda Efanur FS|

back to top