Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Elanto Wijoyo dkk meminta izin pengawalan diperketat

Elanto Wijoyo dkk meminta izin pengawalan diperketat

Jogjakarta-KoPi| Elanto dkk mendatangi kantor Ditlantas Polda DIY untuk mengadukan konvoi moge Harvley Davidson yang dianggap menyalahi peraturan lalu lintas. Mereka mengadakan diskusi tertutup dengan Dirlantas Polda DIY Kombes Tulus Ihklas Pamoji, Kabid Humas Polda DIY AKBP Any Pudjiastuti.

Sekitar pukul 11.30 WIB diskusi selesai, Elanto membeberkan empat poin penting hasil diskusi. Menurut Elanto pihak Polda memberikan ruang diskusi bagi masyarakat. Polisi bersedia menerima masukan dan saran masyarakat.

Polisi lebih berperan aktif mensosialisasikan peraturan perundang-undangan secara utuh. Sehingga tidak ada multi tafsir terhadap penerjemahan aturan.

“Kepolisian untuk bisa lebih aktif mensosialisasikan peraturan perundang-undangan secara lebih utuh tidak terpotong, sehingga penerjemahan utuh. Pihak kepolisian mau terbuka jika ada hal yang diatur dan tidak diatur sehingga tidak menimbulkan pemahaman yang berbeda,” jelas Elanto.

Mendorong kepada kepolisian memperketat izin pengawalan. “Kita berharap izin pengawalan diperketat, pengawalan yang tidak ada urgensinya harus selektif kalau bisa ditiadakan, (seperti) pengawalan polisi untuk bis wisata, dan konvoi, kendaraan apapun bermotor dalam arti luas, termasuk konvoi parpol,” tutur Elanto.

Ada ruang peran masyarakat ketika polisi tidak berfungsi. Upaya untuk memantau banyak hal di lapangan.

“Dari itu semua kita pantau banyak hal, menunggu inisitaif baik dari kepolisian, mengharap kepolisian terbuka, harapan secara konkret bukan jadi wacana yang jadi evaluasi,” pungkas Elanto. |Winda Efanur FS|

back to top