Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Dishub Jatim turunkan tarif AKDP hingga Rp 1.500

Dishub Jatim turunkan tarif AKDP hingga Rp 1.500
Surabaya-KoPi| Pemerintah Provinsi Jawa Timur akhirnya menurunkan tarif angkutan bus Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP), mengikuti penurunan harga BBM. Penurunan tarif sebesar Rp 1.500 ini didasari pada kesepakatan antara pengusaha bus dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia.
 

Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan Jawa Timur Sumarsono mengatakan, penurunan tersebut melebihi anjuran pemerintah, yang menetapkan penurunan tarif angkutan sebesar 3 persen. Jika ada pengusaha atau PO bus yang tidak mematuhi kesepakatan, pihaknya siap menindak perusahaan tersebut. Sumarsono mengatakan, ia akan menyampaikan usulan tersebut kepada Gubernur Jawa Timur secepatnya agar penurunan tarif ini mempunyai payung hukum.

"Kalau sekarang ini sudah diputuskan dan disepakati semua pengusaha atau Organda dan YLKI, maka besok akan kami serahkan ke Gubenur Jatim. Kemungkinan besok lusa Pergub tarif bus baru sudah turun dan akan dilaksanakan seluruh PO bus AKDP di Jatim," ungkap Sumarsono kepada KoPi, Selasa (5/5).

Sumarsono menyebutkan, kewenangan penentuan tarif angkutan ada di tiga level pemerintahan. Wewenang penurunan tarif Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) ada di Kementerian Perhubungan, sedangkan angkutan AKDP ada di tangan gubernur. Untuk tarif angkutan kota kewenangan ada di bupati/walikota.

Saat ini, lanjut Sumarsono, Dishub dan LLAJ Jatim masih menunggu SK Menteri Perhubungan terkait tarif baru pasca penurunan harga premium 1 April lalu. Menurutnya, penentuan penurunan tarif tidak hanya dilihat dari harga premium, tetapi juga harga suku cadang, biaya perawatan, ban, serta gaji sopir dan kondektur.

"Jadi harga premium meski turun, tetap kita harus lihat masukan dari pemilik bus, kira-kira penurunan tarif idealnya berapa," terangnya.

back to top