Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Berjuang demi 'Tetesan Surga' yang menjadi perisai kehidupan

Berjuang demi 'Tetesan Surga' yang menjadi perisai kehidupan

KoPi| 'Tetesan Surga' merupakan materi suci yang usianya setua penciptaan makhluk hidup itu sendiri. Tuhan memberikannya kepada manusia sebagai esensi energi yang menghidupkan dan menumbuhkan. Esensi yang menjadi perisai paling canggih dalam perlindungan manusia.

Tetesan Surga diberikan kepada manusia melalui kodrat perempuan. Cairan murni yang menjadi materi transisi manusia yang lemah, sebagai bayi yang rentan oleh sakit, menjadi manusia yang kuat dan cerdas. Lalu manusia menyebutnya sebagai Air Susu Ibu (ASI).

Demikian dr. Dini Adityarini, Sp.A. dokter spesialis anak dari Surabaya ini memberi gambaran tentang ASI kepada KoPi. 

"ASI merupakan materi sangat esensial, paling murni, dan paling mengerti tentang bagaimana manusia yang masih bayi ditumbuhkan dalam perlindungan."

Dokter berkerudung ini menjelaskan bahwa ASI merupakan desain teknologi ilahiah yang tidak akan bisa ditandingi oleh teknologi rekayasa nurtisi apapun. Unsur-unsur dalam ASI secara indah, tepat dan terukur dihadiahkan Tuhan kepada manusia yang hidup di muka bumi.

"Maka jangan mencoba berkata bahwa teknologi rekayasa manusia akan menandinginya. Jika tidak dalam kondisi sangat mendesak, kondisi yang mengharuskan penggunakan nutrisi buatan manusia (sufor, red.) maka tetesan surga itulah yang mesti diberikan pada bayi,"

Dokter Dini tidak gentar harus berhadapan dengan keserakahan bisnis terkait produk nutrisi bayi baik sufor maupun produk lainnya. Jika pun bayi telah diperbolehkan mengonsumsi makanan padat atau masa pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI), maka berikan nutrisi alam yang sehat dan segar.

"MPASI paling baik adalah langsung dimasakkan oleh paps dan mams. Lebih segar, vitamin terjaga, dan lebih murah."

Pada hari Sabtu (28/11/2015) Dokter Dini mendapat undangan memberikan pelatihan dan wejangan terkait ASI dan cara-cara pemberian ASI yang baik di Kabupaten Jombang. Kabupaten ini secara berani telah menerbitkan Perda ASI yang mengharuskan para orang tua mengutamakan ASI. |YP| 

back to top