Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Angka kumulatif kasus HIV/AIDS meningkat

Angka kumulatif kasus HIV/AIDS meningkat

Yogyakarta-KoPi, Sampai tahun 2013 kasus HIV/AID di Daerah Istemewa Yogyakarta terdapat 2441 kasus, dan di Kota Yogyakarta dari 5 kabupaten menjadi yang tertinggi berdasarkan data yang dirilis sampai desember 2013.

“Kumulatif sampai bulan Desember 2013 terdapat sebanyak 677 kasus dengan rincian, HIV 458 orang dan AIDS 219 orang. Jadi ini tertinggi dari 5 kabupaten yang ada di DIY,” Pengelola Program KPA Kota Yogyakarta Ghanis menggambarkan perkembangan kasus HIV/AIDS saat jumpa pers terkait Malam Renungan AIDS Nusantara (MRAN).

“Dari 677 kasus tersebut 64% berjenis kelamin laki-laki, 38% pada usia 20-29 tahun dan 46% berasal dari faktor resiko heteroseksual (hubungan seksual antara laki-laki dan perempuan),” Ghanis menjelaskan grafik kumulatif HIV/AIDS.

Menurut Ghanis saat ini, kasus HIV/AIDS juga menyerang ibu rumah tangga dan balita yang kemungkinan tertular akibat suaminya. Namun,ia menggaris bawahi hal tersebut menjadi meningkat angkanya bukan akibat perubahan trend, tapi karena semakin banyaknya sosialisasi kepada masyarakat untuk tes VCT (Tes HIV).

Tes VCT tersebut sifatnya rahasia dan di beberapa tempat di Yogyakarta sudah ada layanannya.


Reporter: Fahrurrazi

back to top