Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Waspada Potensi Hujan Lebat di Wilayah Indonesia 23 – 26 Maret 2017

Waspada Potensi Hujan Lebat di Wilayah Indonesia 23 – 26 Maret 2017

Dari hasil analisis dinamika atmosfer, pada jam 09.00 WIB tanggal 23 Maret 2017,teridentifikasi bibit siklon tropis 90 S (11.7 LS, 99.7 BT) tumbuh di sekitar Samudera Hindia sebelah barat daya Lampung dengan pergerakan kearah selatan-tenggara, kecepatan angin maksimum di sekitarnya mencapai 35 knots, dan tekanan udara di pusatnya mencapai 1001 mb.

Dalam 2 hari ke depan bibit siklon ini diprediksi akan menguat dan bergerak kearah selatan- tenggara menjauhi wilayah Indonesia.

Adanya pertumbuhan bibit siklon dan tumbuhnya pola tekanan rendah lainnya di sekitarperairan Barat Utara Australia menyebabkan terjadinya pertemuan angin di sekitar wilayah Barat Sumatera hingga Selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Selatan NusaTenggara Timur, Kalimantan Barat hingga selatan, Sulawesi selatan, dan sekitar Maluku.

Kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petirdan angin kencang di sekitar wilayah Indonesia dalam periode beberapa hari kedepan, antaralain :

· Sumatera Barat
· Bengkulu
· Lampung bagian barat
· Banten
· Jawa Barat
· Jabodetabek
· Jawa Tengah
· Yogyakarta
· Jawa Timur

· Bali
· Nusa Tenggara Barat
· Nusa Tenggara Timur
· Kalimantan Tengah
· Kalimantan Selatan
· Kalimantan Barat

· Sulawesi Tengah bagian selatan
· Sulawesi Selatan bagian utara
· Papua bagian tengah dan utara

Masyarakat dihimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapatditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang danjalan licin.

Selain itu bagi pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan danmasyarakat di wilayah pesisir dihimbau untuk mewaspadai potensi gelombang laut tinggi dengan ketinggian antara 2,5 – 4,0 meter di Perairan Selatan Banten hingga Jawa Barat, Samudera Hindia Barat Bengkulu hingga Selatan Jawa Timur, Samudera Hindia Selatan Nusa Tenggara Barat.

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam dapat menghubungi melalui :

- Call Center 021-6546318 ;
- http://www.bmkg.go.id ;
- Follow @infobmkg, playstore: info BMKG;
- Atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

Jakarta, 23 Maret 2017
Deputi Bidang MeteorologiDR. Yunus S. Swarinoto, M.S

back to top