Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Universitas Atmajaya kirimkan tim evakuasi Erry Yunanto

Foto erri terakhir sebelum jatuh ke kawah G Merapi Foto erri terakhir sebelum jatuh ke kawah G Merapi
Jogja-KoPi| Pihak Universitas Atmajaya Yogyakarta mengirimkan tim evakuasi untuk mengangkat jasad korban jatuh di kawah Gunung Merapi, Erri Yunanto. Erri Yunanto tercatat sebagai mahasiswa aktif di Fakultas Teknologi Industri Angakatan 2012. Jasad Erri sudah diketahui posisinya sekitar 200 meter dari bibir kawah.
 
Menurut menurut Amelberga Vita Astuti dari Atmajaya, hingga pukul 16:30 WIB kemarin (18/5) , posis korban sudah diketahui, hanya belum bisa dipastikan kondisinya. Tim Rescue sedang memasang anchor untuk keperluan evakuasi hari ini.
 
Dalam kesempatan itu Warek III dan KACM ke posko Selo untuk membantu evakuasi secara langsung dan membangun kontak dengan koordinator tim rescue. Ada 3 tim yang  sudah turun ke lapangan, dengan jumlah relawan yang terlibat sebanyak kurang lebih 100-an dari Basarnas, Tim SAR dari beberapa kontak TNGM, relawan lokal dan kelompok pecinta alam. Palawa bergabung di sana. 
 
Dalam kesempatan itu, tim berusaha memetakan posisi korban. Evakuasi tidak gampang dilakukan karena korban jatuh ke dalam  kawah dengan kedalaman 150-200 meter. Butuh keahlian khusus untuk mengevakuasi. Selain itu, evakuasi hanya dapat dilakukan pada pukul 11-14 WIB ketika matahari sedang terik supaya gas beracun di sekitar kawah dapat terurai. Di luar jam itu akan membahayakan tim rescue. 
 
"Pukul 13.00 WIB kemarin kabut turun sehingga upaya rescue dihentikan. Sampai pukul 14.00 WIB belum ada perkembangan sehingga kami putuskan untuk pulang ke Jogja. Teman-teman PALAWA masih di atas dan selalu berkoordinasi dengan kami.
 
Keterangan dari mereka, survivor berangkat bersama 5 orang teman, 1 orang mahasiswa TI, Diki, yang juga ada di Selo dan 4 teman SMA nya yang bukan mahasiswa UAJY.
 
Kami juga sempat bertemu dengan kakak survivor, Eri di Selo dan menyampaikan  dukungan dalam menghadapi peristiwa ini." kata Vita atas informasi Sukwinya Kepala Resort Selo TNGM SMC (Pemimpin Proses Evakuasi).| Siaran Pers
 
UAJY Kirim Tim evakuasi

Universitas Atmajaya Yogyakarta bergerak sigap mengirim tim rescue atas tragedi yang menimpa mahasiswanya. 

1. 3 SRU (Search Rescue Unit)  pada hari sabtu 16 Mei 2015 dengan tujuan untuk Observasi medan dimana Survivor (Erri Yunanto) diperkirakan jatuh.
SRU 1: Berangkat pukul 15.30 16 Mei 2015 dengan tujuan Observasi 
SRU 2: Berangkat pukul 04.00 17 Mei 2015 dengan tujuan membawa perlengkapan rescue
SRU 3: Berangkat pukul 10.00 17 Mei 2015 dengan tujuan mengirim logistic serta perlengkapan rescue.
 
Total personil SRU 1, 2 dan3  kurang lebih 70 orang dari :
-BARAMERU
-Komunitas Lereng Merapi 
-Oganisasi Pecinta Alam Yogyakarta dan Solo (PALAWA, SILVAGAMA, MALIMPA)
-SAR Bonyolali, Klaten, DIY dan Solo
-PMI
-BASARNAS Solo, Jogja, Semarang
-Guruh Merapi
 
2. SRU 4 membawa logistic untuk kebutuhan SRU 1, 2 & 3, berangkat pada tanggal 17 mei 2015 dengan potensi 12 orang
 
3. Tanggal 18 Mei 2015 akan menurunkan rescuer untuk mendekati survivor, untuk memastikan keadaan survivor, jika bisa dilakukan proses evakuasi akan langsung diangkat dengan catatan cuaca mendukung. 
 

orem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Integer urna. Aenean tristique. Fusce a neque. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus.

back to top