Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Universitas Atmajaya kirimkan tim evakuasi Erry Yunanto

Foto erri terakhir sebelum jatuh ke kawah G Merapi Foto erri terakhir sebelum jatuh ke kawah G Merapi
Jogja-KoPi| Pihak Universitas Atmajaya Yogyakarta mengirimkan tim evakuasi untuk mengangkat jasad korban jatuh di kawah Gunung Merapi, Erri Yunanto. Erri Yunanto tercatat sebagai mahasiswa aktif di Fakultas Teknologi Industri Angakatan 2012. Jasad Erri sudah diketahui posisinya sekitar 200 meter dari bibir kawah.
 
Menurut menurut Amelberga Vita Astuti dari Atmajaya, hingga pukul 16:30 WIB kemarin (18/5) , posis korban sudah diketahui, hanya belum bisa dipastikan kondisinya. Tim Rescue sedang memasang anchor untuk keperluan evakuasi hari ini.
 
Dalam kesempatan itu Warek III dan KACM ke posko Selo untuk membantu evakuasi secara langsung dan membangun kontak dengan koordinator tim rescue. Ada 3 tim yang  sudah turun ke lapangan, dengan jumlah relawan yang terlibat sebanyak kurang lebih 100-an dari Basarnas, Tim SAR dari beberapa kontak TNGM, relawan lokal dan kelompok pecinta alam. Palawa bergabung di sana. 
 
Dalam kesempatan itu, tim berusaha memetakan posisi korban. Evakuasi tidak gampang dilakukan karena korban jatuh ke dalam  kawah dengan kedalaman 150-200 meter. Butuh keahlian khusus untuk mengevakuasi. Selain itu, evakuasi hanya dapat dilakukan pada pukul 11-14 WIB ketika matahari sedang terik supaya gas beracun di sekitar kawah dapat terurai. Di luar jam itu akan membahayakan tim rescue. 
 
"Pukul 13.00 WIB kemarin kabut turun sehingga upaya rescue dihentikan. Sampai pukul 14.00 WIB belum ada perkembangan sehingga kami putuskan untuk pulang ke Jogja. Teman-teman PALAWA masih di atas dan selalu berkoordinasi dengan kami.
 
Keterangan dari mereka, survivor berangkat bersama 5 orang teman, 1 orang mahasiswa TI, Diki, yang juga ada di Selo dan 4 teman SMA nya yang bukan mahasiswa UAJY.
 
Kami juga sempat bertemu dengan kakak survivor, Eri di Selo dan menyampaikan  dukungan dalam menghadapi peristiwa ini." kata Vita atas informasi Sukwinya Kepala Resort Selo TNGM SMC (Pemimpin Proses Evakuasi).| Siaran Pers
 
UAJY Kirim Tim evakuasi

Universitas Atmajaya Yogyakarta bergerak sigap mengirim tim rescue atas tragedi yang menimpa mahasiswanya. 

1. 3 SRU (Search Rescue Unit)  pada hari sabtu 16 Mei 2015 dengan tujuan untuk Observasi medan dimana Survivor (Erri Yunanto) diperkirakan jatuh.
SRU 1: Berangkat pukul 15.30 16 Mei 2015 dengan tujuan Observasi 
SRU 2: Berangkat pukul 04.00 17 Mei 2015 dengan tujuan membawa perlengkapan rescue
SRU 3: Berangkat pukul 10.00 17 Mei 2015 dengan tujuan mengirim logistic serta perlengkapan rescue.
 
Total personil SRU 1, 2 dan3  kurang lebih 70 orang dari :
-BARAMERU
-Komunitas Lereng Merapi 
-Oganisasi Pecinta Alam Yogyakarta dan Solo (PALAWA, SILVAGAMA, MALIMPA)
-SAR Bonyolali, Klaten, DIY dan Solo
-PMI
-BASARNAS Solo, Jogja, Semarang
-Guruh Merapi
 
2. SRU 4 membawa logistic untuk kebutuhan SRU 1, 2 & 3, berangkat pada tanggal 17 mei 2015 dengan potensi 12 orang
 
3. Tanggal 18 Mei 2015 akan menurunkan rescuer untuk mendekati survivor, untuk memastikan keadaan survivor, jika bisa dilakukan proses evakuasi akan langsung diangkat dengan catatan cuaca mendukung. 
 

orem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Integer urna. Aenean tristique. Fusce a neque. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus.

back to top