Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

"Transformasi": Merespon Perubahan dalam Karya Seni Rupa

"Transformasi": Merespon Perubahan dalam Karya Seni Rupa

KoPi| Berangkat dari satu persamaan visi untuk menjadikan Surabaya sebagai kota seni, mendorong 7 perupa perempuan Surabaya untuk terus secara aktif berkesenian, berkarya dan menggelar berbagai pameran, seperti salah satunya pameran bertajuk ”Transformasi” yang akan diselenggarakan di Galeri House of Sampoerna pada tanggal 16 Desember 2016 – 14 Januari 2017 .

Transformasi atau perubahan yang dipilih menjadi tema yang menarik diangkat karena disadari terjadi pada kehidupan masing-masing perupa. Keberagaman makna transformasi yang ditangkap oleh tiap perupa, menjadi hal unik untuk diamati ketika dituangkan ke dalam 14 karya seni lukis, tanah liat dan instalasi yang variatif dan dikemas secara apik.

Woro Indah Lestari misalnya, menampilkan karya berjudul ”Dalam Batas dan Celah” menggambarkan bagaimana sebuah budaya secara transparan memberikan batas antara satu kelompok masyarakat dengan yang lain, dan secara alamiah memiliki celah yang membuka pola pertukaran dan pencampuran tertentu yang akhirnya memicu terjadinya transformasi budaya.

Lebih spesifik, lukisan dengan batik parang terbakar dan penampakan gambar perkotaan, sebagai perumpamaan budaya lokal yang mulai tergerus oleh arus modernisasi, terhapusnya tradisi yang ada oleh peradaban baru.

Lain halnya dengan karya lukis berjudul ”Tentang Pagi” oleh Jenny Lee yang mengangkat perubahan paradigma tentang perempuan dimana saat ini perempuan dapat memiliki pengaruh dan mempunyai kesempatan besar dalam mengejar impiannya. Lewat karyanya, Jenny Lee menggoreskan harapannya agar perempuan mempunyai keinginan yang kuat, dengan suka cita dan bersemangat untuk mewujudkannya ibarat menyambut datangnya pagi. Seniman perempuan lain yang turut berkarya pada pameran ini adalah Adrinalia Nila, Icha Dechapoe, Maria Goretti, Risya Ayudya dan Intan Rista Rini.

“Sebuah perubahan tentu didorong oleh berbagai situasi dan kondisi sebelumnya. Biasanya perubahan mempunyai dampak yang baik dan tergantung pada posisi mana ketika terjadi perubahan. Para kreator seni ini mencoba menafsir ulang perubahan dengan menghadirkan karya-karya seni yang bisa jadi ide penciptaan akibat dari sesuatu yang berubah dilingkungan sosial maupun pribadi” ujar Agus Koecink, selaku penulis saat memberikan ulasannya.[]


House of Sampoerna

Sejak berdiri di tahun 2003, House of Sampoerna (HoS), yang merupakan salah satu bentuk kepedulian PT HM Sampoerna Tbk. kepada kota Surabaya, terus berkomitmen untuk mendukung perkembangan seni, budaya, sejarah dan pariwisata melalui berbagai agenda kegiatan yang mengedepankan nilai-nilai edukatif dan sosial bekerja sama dengan berbagai komunitas dan pemerintahan. Usaha keras HoS mendapat apresiasi dari Indonesia dan internasional dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan nusantara dan asing yang mencapai 193.000 orang di 2015, dan diraihnya berbagai penghargaan, salah satunya adalah ‘Top 10 Museum di Indonesia’ dari TripAdvisor sejak 2013 – 2016 dan “Top Choice Destination” yang diberikan oleh Lianorg.com, China.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi: Rani Anggraini Manager Museum & Marketing House of Sampoerna Taman Sampoerna 6, Surabaya 60163 Tel. (031) 353-9000 ext. 24103 Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. www.houseofsampoerna.museum

back to top