Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

PENAS KTNA bentuk karakter petani andal dan mandiri

PENAS KTNA bentuk karakter petani andal dan mandiri

Jakarta, Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jumát, 12 Mei 2017. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama sekitar 50 ribu petani yang berasal dari seluruh penjuru Nusantara turut berpartisipasi dalam kegiatan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) Tahun 2017.

 

Kegiatan yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo ini berlangsung dari tanggal 6-11 Mei 2017 di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Provinsi Aceh. Selama sepekan, setiap peserta menampilkan keunggulan produk dan program pertanian masing-masing.

Paviliun KLHK dalam gelaran ini diikuti oleh beberapa direktorat dan unit pelaksana teknis (UPT). Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Aceh sebagai tuan rumah juga turut mengajak mitra kerjanya.

Diantaranya seperti Forum Konservasi Leuser (FKL), Hutan Alam dan Konservasi Aceh (Haka), Orangutan Information Center (OIC), Yayasan Ekosistem Lestari, Orangutan Coffee, Flora Fauna International (FFI), USAID Lestari, UNDP Tiger, dan Yayasan Satu Cita.

Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) juga berpartisipasi mengingat sebagian besar wilayah kawasannya berada di Provinsi Aceh. Kemudian Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL) wilayah Sumatera hadir menampilkan souvenir dari bahan kayu cendana, pinus, koka, gaharu serta kerajinan tas, virgin coconut oil (VCO), dan beragam jenis minyak.

Produk-produk ini adalah hasil karya masyarakat binaan BPSKL di provinsi Aceh dan Lampung. Propolis yang menjadi produk masyarakat Pakpak Barat juga dipamerkan sebagai hasil binaan Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aek Nauli Sumatera Utara.

Disamping itu, Pusat Pelatihan Masyarakat dan Pengembangan Generasi Lingkungan memberikan pelatihan mengolah limbah pertanian menjadi kerajinan. Pengunjung antusias mencoba sendiri membuat kerajinan bunga-bungaan dari kelobot.

Sejumlah kegiatan yang digelar pada Penas KTNA tahun ini antara lain pameran pembangunan pertanian, Expo Aquaculture, Expo Agroforestry, Expo Peternakan, temu teknologi, temu agribisnis, dan temu wicara dengan tokoh nasional pembangunan pertanian.

Penas KTNA merupakan perhelatan besar petani dan nelayan yang dilaksanakan secara periodik sejak tahun 1971, bergiliran di 34 provinsi. Forum ini digelar guna membangkitkan semangat dan motivasi para petani-nelayan dan petani hutan. Mereka merupakan pelaku utama pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan.

Para peserta berasal dari unsur petani kebun, petani hutan, peternak, dan petani nelayan. Mereka tergabung dalam kelompok tani, gabungan kelompok tani, dan organisasi penyuluh. Selain itu, melibatkan unsur pemerintah, baik pemerintah kabupaten/kota, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat.

Pertemuan tahunan ini diharapkan dapat menjadi media pertukaran informasi, transfer pengalaman, dan pengembangan jejaring usaha. Disamping itu dapat meningkatkan kerjasama antar peserta Penas serta membangkitkan semangat, tanggung jawab dan kemandirian usaha tani.


Contact Information 1:
Djati Wicaksono Hadi

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
0813756333330

back to top