Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Montara Task Force harus ambil alih penecemaran Laut Timor

Luhut

Kupang-KoPi| "Montara Task Force (Satuan Tugas Montara) harus segera mengambil alih seluruh urusan yang berkaitan dengan kasus tumpahan minyak Montara di Laut Timor tahun 2009 guna mempercepat penyelesaian kasus tumpahan minyak Montara di laut Timor secara menyeluruh dan komprehensif".

"Montara Task Force yang dibentuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Luhut Pandjaitan pada tanggal 13 Agustus 2017 dengan tugas memonitor,mencermati dan berdialog dengan semua pihak terkait dalam Tragedi Pencemaran Minyak Montara di Laut Timor".

Hal ini disampaikan Ketua Tim Advokasi Rakyat Korban Montara,Ferdi Tanoni kepada wartawan di Kupang ,Minggu (25/02)

Kepada wartawan,Ferdi Tanoni yang juga mantan agen imigrasi Australia ini menegaskan sikap tegas Menko Kemaritiman Luhurt Binsar Pandjaitan dengan membentuk Montara Task Force sebagai representasi Pemerintah dan Rakyat Korban Montara tersebut telah mampu mendorong Australia untuk bersedia bekerja sama mencari solusi penyelesaian kasus tumpahan minyak Montara di Laut Timor.

“Ia mengatakan,Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop telah memberikan respons yang positif terhadap permintaan Luhut Binsar Pandjaitan, untuk memulai sebuah proses baru”.

“Selain itu Pemerintah Australia telah memberikan tanggapan yang positif juga terhadap permintaan rakyat korban melalui sebuah surat tertanggal 7 Pebruari 2018 yang ditujukan kepada saya, " katanya.

“Ia menambahkan Montara Task Force harus segera dan secepatnya mengambi alih seluruh urusan kasus pencemaran laut Timor ini,berhubung dalam surat Pemerintah Australia yang ditujukan kepada saya itu dengan tegas menyatakan Pemerintah Australia tidak bisa melakukan partisipasi secara maksimal dalam penyelesaian kasus Montara,berhubung Pemerintah Indonesia sedang menggugat PTTEP di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat”.

“Saya telah menyurati Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI untuk mencabut perkara yang salah tersebut dan segera berkoordinasi dengan Pemerintah di daerah NTT dan rakyat korban,namun demikian hingga saat ini walaupun gugatan perkara tersebut telah dicabut sejak tanggal 6 Pebruari 2018 akan tetapi belum ada koordinasi dengan Pemerintah Daerah di NTT dan rakyat korban,kata dia.

Menko Kemaritiman RI Luhut Binsar Pandjaitan selaku Ketua Montara Task Force diminta untuk bersikap tegas terhadap Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dengan mengambi alih seluruh urusan kasus pencemaran Laut Timor,agar tidak membingungkan Pemerintah Australia serta mem[ercepat proses penyelesaian kasus ini yang sudah berumur 8 tahun lebih,ungkap Tanoni.

Pemerintah Australia saat ini sedang menunggu sikap tegas Menko Kemaritiman RI Luhut Pandjaitan dalam penyelesaian kasus ini agar tidak mengganggu hubungan bilateral kedua Negara,kata Tanoni.

“Mengakhiri pernyataan nya,Ferdi Tanoni meyakini bahwa sikap tegas Pemerintahan Presiden Joko Widodo melalui Menko Kemaritiman RI Luhut Binsar Pandjaitan,dengan memberikan kuasa penuh kepada Montara Task Force untuk melanjutkan langkah-langkah penyelesaian kasus Montara dengan Pemerintah Australia dan pihak-pihak terkait lain nya maka, kasus tumpahan minyak Montara ini akan segera tereselesaikan”. (Leo).

back to top