Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Jumlah Pelajar dari Indonesia di AS Meningkat 6,6% menjadi 8.727

Jumlah Pelajar dari Indonesia di AS Meningkat 6,6% menjadi 8.727

Jakarta-KoPi| Laporan Open Doors 2016 tentang “Pendidikan Internasional” yang dirilis hari ini menunjukkan bahwa jumlah pelajar internasional yang melanjutkan studinya di kampus dan universitas di AS selama tahun akademik 2015/2016 ini untuk pertama kalinya melampaui angka satu juta.

Jumlah pelajar internasional yang mencapai 1.044.000 menunjukkan kenaikan 7 persen dari tahun sebelumnya. Laporan ini juga menunjukkan bahwa terdapat 8.728 pelajar dari Indonesia – jumlah terbanyak selama dua belas tahun terakhir – dan menjadikan peringkat Indonesia naik ke posisi 19 sebagai negara asal para pelajar internasional di Amerika Serikat. Hal ini menunjukkan kesuksesan usaha kami yang berdampak pada meningkatnya jumlah pelajar Indonesia yang belajar di AS sebesar 26 persen sejak 2010.

Open Doors juga melaporkan bahwa tahun lalu lebih dari 313.000 pelajar AS menerima kredit semester untuk belajar di luar AS. Jumlah ini juga mengalami peningkatan hampir sebesar tiga persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah pelajar AS yang datang ke Indonesia juga meningkat sebanyak 5,1 persen, menjadi 534 orang.

Dari 2015 hingga 2016, tercatat lebih dari setengah pelajar Indonesia atau sebanyak 66,7 persen, menempuh pendidikan untuk meraih gelar strata satu di Amerika Serikat, 18,6 persen melanjutkan pendidikan pascasarjana, 11,3 mengikuti pelatihan praktek pilihan, dan 3,4 persen terdaftar di program non-gelar seperti kursus singkat pendidikan bahasa.

Penerbitan laporan terbaru Open Doors ini bertepatan dengan International Education Week (IEW), inisiatif dari Kedutaan Besar AS untuk mempromosikan pendidikan internasional. IEW 2016 akan diisi pula dengan beberapa kegiatan seperti program-program pendidikan di @america, kunjungan ke sekolah-sekolah SMA dan universitas, sesi informasi mengenai beasiswa untuk pendidikan pascasarjana, kehadiran pejabat urusan visa dan EducationUSA di stasiun TV dan radio lokal untuk memberikan informasi mengenai kesempatan studi lanjut di AS dan pameran pendidikan secara virtual. Pelatihan penulisan esai juga akan diberikan oleh pengelola beasiswa LPDP, Kementerian RISTEK-DIKTI dan Kementerian Agama.

 

back to top