Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

Jogja International Street Performance 2017

Jogja International Street Performance 2017

Jogja-KoPi| Dinas Pariwisata DIY bersama seniman-seniman Jogja akan menyelenggarakan Jogja International Street Performance (JISP) 2017, 24- 25 September 2017 di depan Museum Serangan Oemum Sebelas Maret Yogyakarta.

Jogja International Street Performance 2017 diharapkan menjadi ajang kegiatan kesenian alternative yang memberikan ruang baru bagi seniman seni pertunjukan untuk berkreasi.

Event yang bersifat internasional ini juga diharapkan bisa menjadi ruang pemersatu budaya antar bangsa dan membangun komunikasi dengan mengesampingkan suku, ras, agama dan golongan baik antar daerah maupun antar negara yang diekspresikan melalui kegiatan berkesenian bersama dalam wadah international street performance.

Disamping itu dengan diselenggarakannya JISP Tahun 2017 diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara, khususnya ke DIY sebagaimana target nasional kunjungan wisman ke DIY tahun 2017 sebesar 800.000 wisman (di tahun 2016 target kunjungan wisman ke DIY sebesar 345.503 telah tercapai dan terdapat peningkatan sebesar 15% dengan capaian 355.313 wisman) dan meningkatkan length of stay (LOS) atau lama tinggal wisatawan sesuai dengan yang ditargetkan yaitu 2,45 yang pada tahun 2016 baru tercapai 2,15.

Tahun ini, Jogja International Street Performance mengambil tema #5 Jogja The Dancing City dengan tagline Jogja Jejogedan.

Dalam kesempatan ini acara JISP 2017 diharapkan akan memperjelas kerjasama dengan Dancing Cities Network yang berpusat di Barcelona dan memasukkan event ini menjadi bagian dari Dancing Cities Network yang sudah diikuti oleh puluhan Negara di Eropa dan Amerika Latin.

WAKTU DAN TEMPAT

Jogja International Street Performance tahun ini adalah kali kedelapan acara ini digelar sejak tahun 2010. Tahun ini akan diselenggarakan pada tanggal 24 – 25 September 2017 di berbagai tempat di seputaran Yogyakarta, meliputi kegiatan public space performance dan on stage performance.
Ruang-ruang publik akan menjadi alternatif bagi kreativitas seniman untuk merespon dan mengisinya. Selain tersedia panggung konvensional, ruang publik yang disediakan terutama di Plaza Monumen SO 1 Maret Yogyakarta dan Area Parkir Jl. Mangkubumi, serta halaman kantor Harian KR..

PESERTA

JISP 2017 akan dihadiri seniman-seniman seni pertunjukan terutama musik dan tari, mereka adalah :

· Jepang : Rina Takahashi
· Malaysia : Universiti Kebangsaan Malaysia
· Singapore : Kalpana Dosivan & Rupbiny Jayaseelan
· Taipei : Wang Yue Kwn
· Srilangka : Ranranga Dance Academy
· Philipina : Poleen Carla Rosito & dancers
· Indonesia
1. Bellacoustic Kalteng
2. Daya Presta Jakarta
3. Phoenix Dance Semarang
4. Topeng Losari Cirebon
5. Kapuseni Bangka

Yogyakarta :

Satriya Ayodya, Sanggar Seni Kinanti Sekar, Sanggar Tari Anak Tembi, Mila Art Dance, Artha Dance, Devintri, Abib Igal, Alvien Lie.

back to top