Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Ikuti Seminar Nasional “MEA 2015: Tantangan dan Peluang Bagi Perekonomian Indonesia”

Ikuti Seminar Nasional “MEA 2015: Tantangan dan Peluang Bagi Perekonomian Indonesia”

Jogja-KoPi| Prodi Ekonomi Pembangunan FE UAJY bekerjasam dengan ISEI Cabang Yogyakarta dan SKH “Kedaulatan Rakyat” akan mengadakan Seminar Nasional dengan tema “MEA 2015: Tantangan dan Peluang Bagi Perekonomian Indonesia”, Senin, 14 Maret 2016 jam 09.00 s/d 12.00 WIB di Auditorium FE UAJY Seminar Nasional.

Implementasi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) akan diberlakukan pada tahun 2015. MEA terwujud dari keinginan negara-negara ASEAN untuk mewujudkan ASEAN menjadi kawasan perekonomian yang solid dan diperhitungkan dalam percaturan perekonomian Internasional. Dalam penerapannya MEA akan menerapkan 12 sektor prioritas, yaitu perikanan, e-travel, e-ASEAN, otomotif, logistik, industri berbasis kayu, industri berbasis karet, furnitur, makanan dan minuman, alas kaki, tekstil dan produk tekstil, serta kesehatan.

Belakangan ini perdebatan terutama di kalangan akademis dan pembuat kebijakan mengenai kesiapan atau kemampuan industri nasional bersaing di pasar dalam negeri pada saat nanti berlakunya MEA pada tahun 2015 semakin sengit. Dengan diberlakukannya MEA 2015, paling tidak sesuai tujuannya, ASEAN akan menjadi pasar tunggal, dan hal ini berarti dapat menjadi tantangan sekaligus peluang bagi perekonomian Indonesia.

Narasumber yang telah menyatakan hadir adalah Arief Budi Santoso (Direktur KPBI DIY), Prof. Dr. Edy Suandi Hamid (Wakil Ketua PP ISEI/Guru Besar FE UII), Prof. Mudrajad Kuncoro, Ph.D (Guru Besar FEB UGM), dan Y. Sri Susilo (FE UAJY). Pengantar seminar akan disampaikan oleh Prof. Lincolin Arsyad, Ph.D (Ketua ISEI Cabang Yogyakarta/Guru Besar FEB UIGM). Pemandu diskusi dan seminar adalah Ronny Sugiantoro (Wapemred KR).

back to top