Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Edu Dance: Karena Kami Bukan Robot

Edu Dance: Karena Kami Bukan Robot

Kegiatan yang rutin diadakan setiap Rabu oleh PT Kreasi Edulab adalah Edu Dance dan taklim. Pada Senin 10 April, 2017, di Eduplex co-working space dihadiri oleh 134 karyawan. Karyawan tersebut melepaskan kepenatan kerja dan melepaskan beban target yang dikejar.

 

Meski hanya sejam, kegiatan ini terbukti mampu mengembalikan semangat dan keceriaan karyawan. Edu Dance dan taklim merupakan salah satu kegiatan employee engagement yang dilakukan oleh manajemen Edulab yang diadakan setelah evaluasi dan survey oleh Department Human Capital.

Edu Dance merupakan kegiatan yang menggunakan aplikasi Just Dance di mobile phone dan dihubungkan di laptop. Hal ini berbeda dengan senam maupun olah raga pada umumnya karena menggunakan lagu-lagu popular dan juga masing-masing peserta yang masuk ke danceroom akan mendapatkan peringkat dan bintag sesuai dengan kesesuaian mereka di gerakan-gerakannya. Setelah Edu Dance, kegiatan dilanjutkan dengan taklim.

Rutinitas ini menjadi candaan di kalangan karyawan dengan menyebut “setelah ajeb-ajeb langsung tobat dengan taklim”, seperti yang diutarakan Yulinda Karisman salah satu staff Brand and Communications.

Salah satu alasan dipilihnya aplikasi Just Dance dikarenakan mayoritas karyawan edulab yang juga masih anak muda dan update dengan gadget dan familiar dengan music-musik pop dan hits yang disetel ketika di kantor.

Kelebihan lainnya adalah pada aplikasi ini, dapat membuka ruangan untuk seluruh karyawan Edulab dimanapun mereka berada untuk bermain pada saat bersamaan di satu danceroom.

“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya sekali-dua kali dan kemudian dilupakan, kami ingin kegiatan ini berlangsung sustainable, salah satu caranya adalah membuat kegiatan yang dekat dengan keseharian dan keinginan karyawan itu sendiri”, ujar Rizka Khairani selaku General Manager dari Brand and Communications.

Selain itu, urgency adanya employee engagement yang sustainable berasal dari banyak jurnal ilmiah yang berkaitan dengan human capital. Secara ilmiah sudah terbukti bahwa karyawan yang puas akan memberikan hasil maksimal pada perusahaan.

“Kami sudah lakukan pemberian fasilitas secara maksimal, namun dengan adanya kegiatan Edu Dance yang dilakukan pada jam kerja, membuat kegiatan ini tidak menjadi kegiatan momok dan dapat menyatukan seluruh karyawan Edulab dengan cara yang tidak konvensional”, seperti yang diutarakan oleh Machri Sulthoni selaku General Manager dari Human Capital.

Setelah berjalan selama 10 tahun, Edulab memandang sumber daya manusia sebagai salah satu faktor penting keberhasilan dalam mengantarkan siswa yang lulus ke Perguruan Tinggi Negeri. Educator Edulab berasal dari Peruguruan Tinggi ternama dengan kualifikasi yang baik dan berkualitas.

Edulab sebagai perusahan penyedia jasa dalam konsultan pendidikan melihat bahwa kepuasan karyawan harus dinomorsatukan karena bagaimanapun, karyawan adalah ujung tombak dari sebuah perusahaan.

Edulab merupakan lembaga konsultan dan pengembangan pendidikan yang secara inovatif menghadirkan konsep pembelajaran dengan memadukan aspek akademis dan psikologis secara merata dan memberikan pelayanan personal kepada setiap siswa sehingga dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki tiap siswa.

Saat ini Edulab memiliki 26 cabang yang berpusat di Kota Bandung dan menyebar di kota-kota besar di seluruh Indonesia, di antaranya di Medan, Padang, Pekanbaru, Bekasi, Purwakarta, Karawang, Makassar, Surabaya, dan Balikpapan.

Rizka Khairani M.A. General Manager Brand and Communications

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Contact Information 1:
Rizka Khairani
PT Kreasi Edulab Indonesia
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Jl Ir. H. Djuanda no 84

back to top