Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Zulkifli Hasan: "Umat Islam masih rapuh dalam segi politik, ekonomi, sosial"

Zulkifli Hasan: "Umat Islam masih rapuh dalam segi politik, ekonomi, sosial"

Yogyakarta-KoPi|Konggres Umat Islam Indonesia VI 2015 bertempat di Yogyakarta. Konggres berlangsung selama tiga hari, 8-11 Februari 2015. Pada hari ketiga kelanjutan konggres Ketua MPR RI, Dr. H. Zulkifli Hasan, SE., MM berkesempatan memberikan sambutan.

Menurutnya tema Konggres kali ini “ Penguatan Peran Politik, Ekonomi dan Sosial Budaya Umat Islam untuk Indonesia yang Berkeadilan dan Berperadaban”, merupakan tema yang sangat inspiratif. Kelengkapan aspek kehidupan tersebut definisi pengurusan dan pelaksanaan di tangan negara dan umat.
Dalam uraiannya Zulkifli Hasan menuturkan beberapa poin penting. Posisi Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar di dunia, memiliki keselarasan dengan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

Namun posisi massifnya umat Islam Indonesia belum diimbangi dengan kuliatasnya. “Umat Islam sekarang masih berjuang mengejar ketertinggalan dalam banyak bidang baik ekonomi, politik, ekonomi dan sosial budaya yang berimplikasi pada peradaban bangsa”, terang Zulkifli Hasan.
Padahal umat Islam memiliki andil yang besar terhadap sejarah kemerdekaan Indonesia. Romansa masa lampau itu setidaknya mampu memberikan inspirasi peran umat Islam saat ini.

Dalam aspek politik umat Islam masih lemah. Hal ini terindikasi dari rapuhnya nilai-nilai Islam. “Penting bagi umat Islam menjadi role model integrasi pelaksanaan politik Indonesia”, tutur Zulkifli Hasan.

Selain politik, Zulkifli Hasan juga menyinggung ekonomi syariah. Zulkifli menyadari, populasi tertinggi umat Islam belum disertai dengan landasan ekonomi syariah. “Tantangan kita bersama berupa sistem kapitalistik dari dalam maupun luar negeri”.

Koreksi dari segi budaya pun turut dilotarkan, Zulkifli prihatin esensi kehidupan telah bergeser menuju kehampaan.
“Kita menuju era simbolisasi semu, spiritualitas yang hilang, berganti semangat konsumerisme dan pragmatisme”. |Winda Efanur FS|

back to top