Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Zulkifli Hasan: "Umat Islam masih rapuh dalam segi politik, ekonomi, sosial"

Zulkifli Hasan: "Umat Islam masih rapuh dalam segi politik, ekonomi, sosial"

Yogyakarta-KoPi|Konggres Umat Islam Indonesia VI 2015 bertempat di Yogyakarta. Konggres berlangsung selama tiga hari, 8-11 Februari 2015. Pada hari ketiga kelanjutan konggres Ketua MPR RI, Dr. H. Zulkifli Hasan, SE., MM berkesempatan memberikan sambutan.

Menurutnya tema Konggres kali ini “ Penguatan Peran Politik, Ekonomi dan Sosial Budaya Umat Islam untuk Indonesia yang Berkeadilan dan Berperadaban”, merupakan tema yang sangat inspiratif. Kelengkapan aspek kehidupan tersebut definisi pengurusan dan pelaksanaan di tangan negara dan umat.
Dalam uraiannya Zulkifli Hasan menuturkan beberapa poin penting. Posisi Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar di dunia, memiliki keselarasan dengan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

Namun posisi massifnya umat Islam Indonesia belum diimbangi dengan kuliatasnya. “Umat Islam sekarang masih berjuang mengejar ketertinggalan dalam banyak bidang baik ekonomi, politik, ekonomi dan sosial budaya yang berimplikasi pada peradaban bangsa”, terang Zulkifli Hasan.
Padahal umat Islam memiliki andil yang besar terhadap sejarah kemerdekaan Indonesia. Romansa masa lampau itu setidaknya mampu memberikan inspirasi peran umat Islam saat ini.

Dalam aspek politik umat Islam masih lemah. Hal ini terindikasi dari rapuhnya nilai-nilai Islam. “Penting bagi umat Islam menjadi role model integrasi pelaksanaan politik Indonesia”, tutur Zulkifli Hasan.

Selain politik, Zulkifli Hasan juga menyinggung ekonomi syariah. Zulkifli menyadari, populasi tertinggi umat Islam belum disertai dengan landasan ekonomi syariah. “Tantangan kita bersama berupa sistem kapitalistik dari dalam maupun luar negeri”.

Koreksi dari segi budaya pun turut dilotarkan, Zulkifli prihatin esensi kehidupan telah bergeser menuju kehampaan.
“Kita menuju era simbolisasi semu, spiritualitas yang hilang, berganti semangat konsumerisme dan pragmatisme”. |Winda Efanur FS|

back to top