Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Tukang becak ini bertaruh suara demi Surabaya lebih sejahtera

Tukang becak ini bertaruh suara demi Surabaya lebih sejahtera

Surabaya-KoPi| 9 Desember 2015 merupakan saat yang menentukan bagi beberapa kabupaten dan kota di Indonesia. Salah satunya ialah di TPS 1 Pagesangan Jambangan Surabaya. Romli misalnya, tukang becak di Surabaya Selatan ini turut memberi partisipasi suaranya.

“Tiap Pemilu saya selalu nyoblos. Ya, cuma ini cara agar suara saya bisa didengar oleh negara,” ujarnya kepada KoPi (/9/12). Romli memilih salah satu calon pasangan yang dianggapnya mampu mengangkat orang kecil seperti dirinya.

“Orang kecil seperti saya ini masih belum punya  kesempatan untuk lebih sejahtera. Masih banyak peraturan yang malah bikin kita sengsara. Saya pilih yang lebih baru Mbak, yang bakalan bikin Surabaya lebih sejahtera,” tuturnya terang-terangan.

Sebelumnya, Romli masih merasa kebijakan di Surabaya masih sangat berbelit-belit dan membuat pihaknya susah. Salah satunya masalah tempat tinggal, dirinya harus terkatung-katung diusir pemerintah karena sudah tidak memiliki rumah.

“Tempat tinggal sudah tidak punya. Jadi bikin tempat seadanya. Tapi ya gitu, sering diobraki. Kalo gitu ya susah mau lari sana sini. Padahal saya asli orang Surabaya, tapi sudah ndak punya tempat disini,” ujar ayah 4 anak ini.

Meskipun begitu, Romli masih pesimis dengan hasil akhir. Baginya, suara untuk pasangan calon nomor 2 sangat kuat. “Yowes Gusti Allah sing atur Mbak. Sing penting awakdewe isok sejahtera,” ujarnya.

Selain menghabiskan waktu untuk nyoblos, Romli memanfaatkan waktu untuk mencari penumpang becaknya. Disebabkan sejak pagi cuaca Surabaya mulai terlihat mendung. “Lumayan banyak penumpang Mbak, abis nyoblos pulang minta dianter becak,” tutupnya.

back to top