Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Tips Tommy Soeharto naikkan BBM tanpa penyelewengan

Tips Tommy Soeharto naikkan BBM tanpa penyelewengan

KoPi- Tommy Soeharto memberikan saran dan tips pada pemerintah Jokowi berkaitan dengan rencana menaikkan harga BBM. Desas-desus kenaikan BBM memang membuat semua orang menjadi gerang. Begitu juga yang dirasakan putra mantan Presiden Republik Indonesia ke-2 Soeharto itu.

Tommy menuliskannya dalam akun FBnya tertanggal 13 November 2014, "Caranya saya rasa cukup mudah, lakukan dengan tegas atau dadakan bila memang harus naik, tidak perlu nego sana sini agar tidak menimbulkan gejolak di tengah masyarakat, dan para penimbun pun tidak memiliki kesempatan untuk menimbun".

Tarik ulur itu tidak membawa ke baikan untuk masyarakat tapi justru menimbulkan kegelisahan masal.
Keputusan yang benar tidak perlu merasa ragu untuk mengungumkan secara mendadak, tarik ulur itu sama seperti memberi kesempatan kepada para penimbun untuk meraih keuntungan di tengah kesusahan masyarakat."

Tommy menutup dengan menegaskan bahwa pemimpin harus berani mengambil resiko dibenci oleh segelintir orang bila memang benar dan untuk kebaikan bersama.|Suci Wulandari|

back to top