Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Tak beda SBY, Jokowi juga 34 menteri

foto: www.billboard.com foto: www.billboard.com
Jakarta-KoPi. Joko Widodo (Jokowi), presiden terpiliah 2014-2019, menyatakan bahwa dirinya tetap mempertahankan 34 menteri. Jumlah tersebut sama dengan jumlah formasi kabinet Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Jokowi berargumen bahwa tujuan mempertahankan 34 menteri adalah demi terbangunnya pemerintahan yang bekerja. 

"pemerintahan yang hadir di tengah rakyat maka kami menggunakan 34 kementerian," demikian pernyataan Jokowi di Rumah Transisi hari ini (Senin, 15/9/2014).

Menurutnya, 34 menteri tersebut akan diisi oleh 18 (delapan belas) kalangan profesional dan 16 kalangan profesional berasal dari partai politik.

Selanjutnya, tiga kementerian koordinator seperti masa kabinet SBY tetap dipertahankan. Sedangkan posisi wakil menteri akan dihapus dan hanya menteri luar negeri yang memiliki wakil menteri.

"Untuk jabatan wakil menteri, menurut kami, hanya wakil menteri luar negeri yang masih diperlukan,"tegas Jokowi.

Dia meyakini bahwa 34 menteri akan menjadi kekuatan dalam pemerintahnnya, siap bekerja dan mengabdi untuk rakyat.*

 

Reporter: E. Hermawan

 

 

back to top