Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Tak ada lagi boneka di Pilkada

Tak ada lagi boneka di Pilkada
Surabaya - KoPi | Pasangan calon walikota dan wakil walikota Surabaya, Rasiyo-Dhimam Abror Djuraid dinilai banyak pihak sebagai penantang kuat bagi walikota petahana Tri Rismaharini. Kekhawatiran bahwa penantang Risma yang berpasangan dengan Wisnu Sakti Buana hanya akan menjadi calon boneka mulai tertepis.
 

"Rasiyo dianggap memiliki pengalaman di lingkup pemerintahan, karena pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur," cetus pengamat komunikasi politik Suko Widodo (13/8). Pengalaman tersebut, menurut Suko, menjadi bekal dan pertimbangan Partai Demokrat untuk menantang pasangan Risma-Wisnu yang diusung PDI-P.

(Baca: Rasiyo-Dhimam bukan boneka, tetapi...)

PDI-P sendiri menganggap pasangan Rasiyo-Dhimam sebagai lawan sepadan Risma-Wisnu. Mereka menilai rekam jejak Rasiyo-Dhimam cukup luar biasa. Selain pernah menjabat sebagai Sekda, Rasiyo saat ini juga menjababat sebagai Komisaris Utama Bank UMKM. Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur serta pernah menjadi kepala sekolah di SMP PGRI.

Pengalaman tersebut, kata Suko, dapat menjadi modal utama dalam melawan Risma. "Risma dan Rasiyo sama-sama memiliki modal pengalaman di birokrasi pemerintahan. Bedanya Risma sudah start duluan masuk ke dunia politik," ungkapnya.

Sedangkan Dhimam Abror Djuraid sendiri memiliki segudang pengalaman di berbagai organisasi. Ia merupakan mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim, pemimpin redaksi di 3 media besar di Surabaya (Jawa Pos, Surya, Surabaya Post), dan saat ini menjabat sebagai Ketua Harian KONI Jawa Timur.

back to top