Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Surabaya terancam tidak punya walikota

Kantor Walikota Surabaya Kantor Walikota Surabaya
Surabaya – KoPi | Bulan Juli 2015 merupakan masa di mana Tr Rismaharini mengakhiri masa jabatannya sebagai Walikota Surabaya. 5 tahun menjadi orang nomor satu di Surabaya, peraih penghargaan Mayor of the Month atau salah satu wali kota terbaik di dunia ini harus melepas jabatannya. Seyogyanya saat ini kandidat calon telah mulai mempersiapkan pilkada yang akan diusung di Surabaya.

Dengan disahkannya UU No 1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, seluruh masyarakat Indonesia akan memilih gubernur, bupati, walikota secara serentak dalam satu hari. Menurut ketua KPU Husni Malik, kemungkinan besar Pilkada dilaksanakan pada 9 Desember 2015.

Berdasarkan laporan KPU, tahapan pilkada antara lain sebagai berikut:

1. Februari-Maret 2015 penyusunan PKPU.

2. April - Mei 2015 pembentukan PPS dan PPK.

3. Juni 2015 penyerahan dukungan calon pasangan perseorangan.

4. 22-24 Juli 2015 pendaftaran pasangan calon dan penetapan pasangan calon tanggal 24 Agustus 2015.

5. April 2015 mulai sosialisasi bimbingan teknis.

6. Masa kampanye dimulai setelah penetapan calon selesai atau sampai Desember jelang pemilihan.

7. Oktober 2015 penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

8. Pilkada serentak digelar 9 Desember 2015.

Masa jabatan yang telah habis di bulan Juli, membuat kota yang dikenal dengan maskot buayanya ini sudah tidak bisa dipimpin oleh Risma sampai Surabaya kembali mendapatkan walikota baru. Jarak antara habisnya masa jabatan Risma dengan pilkada yang dilaksanakan di bulan Desember berarti akan ada kekosongan kepemimpinan selama 6 bulan. Dengan kata lain, selama 6 bulan Surabaya akan kehilangan walikota.

Lalu bagaimana kota yang kerap menerima empat kali pernghargaan Adipura secara berturut turut untuk kategori kota metropolitan ini dapat menanggapi kekosongan tersebut?

“Jujur aku belum tahu tentang berita ini, karena belum di sorot beberapa media yang aku baca. Tapi jikalau sampai ada kekosongan walikota dan dipimpin dengan PLT (pelaksana tugas) atau pemimpin sementara, selama itu bisa lebih baik dari bu Risma ya gak masalah,” ujar Isra Yuda selaku mahasiswa Ilmu Sosial di Surabaya.

Lain lagi tanggapan Naufal, mahasiswa Sosiologi asal Jakarta. Meski ia tidak memiliki hak untuk memilih walikota Surabaya, ia merasa PLT tidak akan mempengaruhi kinerja pemerintahan. “Menurut saya tidak masalah kok. Tinggal bagaimana cara me-manage itu semua di masa peralihan jabatan,” ungkapnya. | Labibah

back to top