Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Selebaran Gelap Muncul dalam Kampanye Demokrat di Sidoarjo

Selebaran Gelap Muncul dalam Kampanye Demokrat di Sidoarjo

Sidoarjo – KoPi. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merasa kaget dengan munculnya selebaran gelap dalam kampanye terakhir partai Demokrat yang diselenggarakan di Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (5/4/2014).

Kekagetan ketua umum Partai Demokrat tersebut terjadi karena adanya kesalahan nomor urut partai dalam selebaran yang diberikan kepada simpatisan yang hadir dalam kampanye tersebut. SBY merasa heran dengan adanya selebaran yang bertuliskan namanya, akan tetapi nomor urut dari partai Demokrat dalam selebaran itu adalah nomor urut 4. Uniknya, dalam penyelenggaraan pemilu tahun ini, nomor 4 merupakan nomor urut dari salah satu partai yang merupakan pesaing Demokrat pada pemilu 2014.

 

“Saya melihat ada selebaran-selebaran yang dibagikan di lapangan ini, ada gambarnya SBY tetapi dibilang nomor 4. Betul salah?!!” ucap SBY.

 

Menanggapi bahwa nomor 4 adalah nomor urut dari salah satu pesaing Demokrat, SBY tidak mau ambil pusing dan berburuk sangka, beliau kemudian membenarkan kesalahan nomor urut partai yang ada dalam selebaran tersebut.

 

“Saya tidak tahu darimana selebaran ini beredar. Kalau SBY Nomor berapa??!! Nomor 7, kalau SBY nomor 7.”

 

Panasnya atmosfer persaingan politik selama masa kampanye ini dirasakan semakin memuncak ketika mendekati pemilihan umum pada 9 april. Kandidat atau caleg atau bahkan partai mulai saling menyerang kelemahan lawan untuk mendapatkan suara dalam pemilu 2014 yang akan menentukan nasib partai dalam pemilihan Presiden mendatang.

 

 

Reporter : Aditya Candra Lesmana

back to top