Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

SBY: Demokrat dan PAN akan gugat KPUD Surabaya

SBY: Demokrat dan PAN akan gugat KPUD Surabaya

KoPi| Ketua umum Partai Demokrat, SBY, menyatakan partainya dan PAN akan menggugat KPUD Surabaya atas keputusannya menggugurkan calon Walikota Surabaya 2015. Pernyataan itu disampaikan melalui akun twitter SBY, 30 Agustus 2015. 

Sebelumnya KPUD Surabaya menggugurkan pasangan Rasiyo-Dhimam Abror (PAN-Demokrat) karena dianggap ada dokumen yang tidak memenuhi syarat. Berikut pernyataan SBY:

Dalam kapasitas saya sebagai pimpinan Partai Demokrat, saya ingin sampaikan pernyataan tentang dinamika pemilihan Walikota Surabaya. *SBY*

Laporan yang saya terima dari pimpinan Partai Demokrat Jawa Timur, pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota digugurkan oleh KPUD Surabaya.

Jajaran pimpinan Partai Demokrat dan PAN (partai pengusung) berpendapat - tidak seharusnya pasangan calon itu langsung digugurkan.

Karenanya, Partai Demokrat dan PAN Surabaya akan gugat putusan KPUD tersebut ke Panwaslu, sesuai dengan hak yang diatur dalam UU Pemilukada.

Bersamaan itu, Sekjen Partai Demokrat dan Sekjen PAN besok akan berkonsultasi ke KPU dan Bawaslu untuk mendapatkan penyelesaian yg tepat dan adil.

Saya berpendapat, kekurangan persyaratan Calon Wakil Walikota dan rekomendasi DPP PAN yang dianggap belum "klop" bisa diperbaiki.

Tegaknya demokrasi dan berlangsungnya pemilihan Walikota Surabaya amat penting, sehingga harus kita cegah terjadinya calon tunggal.

Malam ini beredar isu "ada pihak" yang ingin tunda pilkada Surabaya. Daripada saling curiga, apalagi fitnah, silakan dilakukan investigasi.

Jajaran penyelenggara pemilu (termasuk pemilukada) perlu lakukan investigasi ~ untuk mengetahui apakah memang ada "permainan".

Sangat baik kita tahu, terutama rakyat ~ kalau memang ada yang ingin tunda pilkada Surabaya ~ siapa oknum-oknum itu gerangan?

back to top