Menu
Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden H...

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde Karwo Paparkan Budaya Lokal di Jatim

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Penyelesaian Kasus Montara “Test Case” Komitmen Persahabatan Australia

Penyelesaian Kasus Montara “Test Ca…

Kupang-KoPi| Laporan In...

Prev Next

Reshuffle titipan partai politik Featured

Reshuffle titipan partai politik
Surabaya – KoPi | Wakil Presiden Jusuf Kalla mengisyaratkan adanya rencana perombakan kabinet untuk meningkatkan kinerja kabinet. Ada dugaan sejumlah partai politik yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) turut mendorong adanya reshuffle.

Menurut Dr. Ulul Albab, MS., dosen Administrasi Negara Universitas Dr. Soetomo Surabaya, isu reshuffle ini akan dimanfaatkan dengan baik oleh Jokowi. Ada pandangan parpol yang tergabung dalam KMP mulai tidak solid.

“Ini bisa dimanfaatkan Jokowi untuk mengambil tokoh KMP untuk bersama di bawah kekuasannya. Sehingga sangat mungkin reshuffle nanti ada nama baru yang muncul dari anggota KMP,” ujar Ulul.

Ulul menilai reshuffle saat ini sangat berbanding terbalik dengan pemerintahan yang sebelumnya. Menurutnya, reshuffle dilandasi atas ketidakpuasan presiden pada menterinya yang tidak bekerja dengan baik. “Namun saat ini, reshuffle merupakan titipan politik. Partai politik mulai bermain peran untuk kepentingan pemilu 2019 mendatang,” ujarnya.

Jokowi sebagai presiden dinilai tidak dominan dalam menentukan kebijakan reshuffle kabinet. Adanya bisikan dari sekitar membuat keputusan Jokowi hanya sekedar ucapan. Masyarakat yang menilai secara mentah akan beranggapan negatif dengan keputusan tersebut.

“Reshuffle merupakan momentum yang tepat untuk mengembalikan citra Jokowi yang jatuh di mata masyarakat. Jokowi harus merangkul suara-suara sumbang di sekitarnya, memperbaiki komunikasi dan mensoliskan internal,” ujar Ulul. | Labibah

back to top