Menu
Montara Task Force harus ambil alih penecemaran Laut Timor

Montara Task Force harus ambil alih…

Kupang-KoPi| "Montara T...

Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Prev Next

Reshuffle setiap bulan itu perlu!

Reshuffle setiap bulan itu perlu!
Surabaya – KoPi | Isu reshuffle atau perombakan kabinet mulai ramai di kalangan masyrakat. Meskipun Presiden Jokowi sendiri belum mengumumkan secara resmi, namun Wakil Presiden Jusuf Kalla kerap mengisyaratkan rencana reshuffle kabinet.

Menanggapi isu tersebut, dosen Administrasi Negara Unversitas Dr Soetomo Surabaya Dr. Ulul Albab, MS., mengatakan Jokowi harus mengambil kebijakan yang tepat. Menurutnya, reshuffle perlu dilakukan secara bertahap. Tidak hanya dilakukan pada satu momentum khusus.

“Kalau perlu reshuffle setiap bulan. Jangan langsung serentak begitu” ujarnya. Ulul menilai negara akan menjadi lebih segar jika reshuffle dilakukan secara berkala.

Jika memang reshuffle diadakan setiap bulan, Jokowi perlu memanggil para menteri yang kinerjanya buruk. Tapi tidak merta langsung di-reshuffle, melainkan diberi peringatan keras yang membuat para menteri sadar untuk memperbaiki kinerjanya.

“Jokowi harus tegas, beri penekanan pada beberapa menteri yang dianggap buruk kinerjanya. Lalu reshuffle satu menteri yang urgent harus diganti saat itu juga. Menteri yang belum di-reshuffle akan merasa tertekan, sehingga pastinya akan memperbaiki kinerjanya,” ujar Ulul.

Ulul yakin dengan adanya kebijkakan reshuffle setiap bulan, kinerja menteri akan semakin baik. Sebelumnya, ia meyakini reshuffle merupakan bentuk komunikasi yang buruk antara Jokowi dengan Menteri. Karena itu reshuffle setiap bulan merupakan langkah yang tepat untuk memperbaiki komunikasi yang buruk tersebut.

Reshuffle itu sendiri harus berdasarkan tiga faktor, yaitu jika kebijakan menteri tidak sesuai arahan presiden, menteri tidak kompeten, dan menteri tidak berhasil mencapai target. “Jangan sampai reshuffle hanya indikasi bentuk permainan partai politik. Harus benar-benar dilandasi ketiga alasan tersebut,” ujar Ulul. | Labibah

back to top