Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Rasiyo tolak disebut sebagai calon boneka

Rasiyo tolak disebut sebagai calon boneka
Surabaya - KoPi | Calon walikota Surabaya yang diusung oleh Partai Demokrat, Rasiyo, menyatakan siap menantang walikota petahana Tri Rismaharini dalam Pilwali Surabaya mendatang.
 

"Saya berterimakasih pada semua pihak yang mendukung saya untuk maju sebagai calon walikota, sehingga saya jadi punya keyakinan. Saya mohon doanya," ucap Rasiyo saat jumpa pers dengan wartawan usai mendaftarkan diri di KPU Surabaya (11/8).

Rasiyo yakin ia akan mendapat dukungan dari banyak pihak, terutama rekan sesama guru dan mantan-mantan siswanya dulu. Sebelum menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Rasiyo sempat menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur dan kepala sekolah di salah satu SMA.

Rasiyo mengatakan langkah selanjutnya adalah membentuk tim sukses dan mematuhi tatatertib partai. "Berbeda dengan Mas Dhimam yang mengajukan diri, saya justru dilamar oleh partai. Berarti partai punya pertimbangan-pertimbangan tertentu," ungkapnya.

Karena itu, ia menepis anggapan bahwa ia maju hanya sebagai calon boneka. Partai memilihnya karena punya harapan dirinya bisa menandingi atau setidaknya menyamai kepopuleran Tri Rismaharini. "Saya sudah punya pengalaman di birokrasi dan sudah dikenal masyarakat. Kalau ada suara-suara di masyarakat yang menyatakan saya calon boneka, saya yakin tidak seperti itu. Karena partai juga tidak sembarangan," ujarnya.

back to top