Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Rancangan Resolusi Palestina ditolak PBB

Rancangan Resolusi Palestina ditolak PBB

Ramallah-KoPi| Seorang pejabat senior Palestina menyesalkan penolakan Dewan Keamanan PBB terkait rancangan resolusi Palestina.  Resolusi itu mendesak Israel untuk menarik diri dari wilayah Palestina yang telah didudukinya selama tiga tahun.

Rancangan resolusi Palestina "tidak pernah bisa menjadi langkah unilateral baik oleh Palestina atau orang Arab. Ini adalah hak bagi rakyat Palestina untuk mendirikan negara mereka," kata perunding Palestina Saeb Erekat.

"Kepemimpinan Palestina mendesak Dewan Keamanan PBB agar segera membuat langkah-langkah alternatif," kata Erekat.

Rancangan resolusi Arab yang ditawarkan oleh Jordan Selasa kemarin ditolak, karena gagal memeperolah suara minimal 9 vote dari total 15 negara anggota Dewan Keamanan PBB. Negara Amerika Serikat dan Australia, beberapa pihak yang menentangnya.

Bahkan bila pun telah mengantongi vote dari 9 negara, Amerika Serikat salah satu negara yang memegang hak veto dewan, akan memveto hal itu. |xinhuanet.com|Winda Efanur FS|

back to top