Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Rancangan Resolusi Palestina ditolak PBB

Rancangan Resolusi Palestina ditolak PBB

Ramallah-KoPi| Seorang pejabat senior Palestina menyesalkan penolakan Dewan Keamanan PBB terkait rancangan resolusi Palestina.  Resolusi itu mendesak Israel untuk menarik diri dari wilayah Palestina yang telah didudukinya selama tiga tahun.

Rancangan resolusi Palestina "tidak pernah bisa menjadi langkah unilateral baik oleh Palestina atau orang Arab. Ini adalah hak bagi rakyat Palestina untuk mendirikan negara mereka," kata perunding Palestina Saeb Erekat.

"Kepemimpinan Palestina mendesak Dewan Keamanan PBB agar segera membuat langkah-langkah alternatif," kata Erekat.

Rancangan resolusi Arab yang ditawarkan oleh Jordan Selasa kemarin ditolak, karena gagal memeperolah suara minimal 9 vote dari total 15 negara anggota Dewan Keamanan PBB. Negara Amerika Serikat dan Australia, beberapa pihak yang menentangnya.

Bahkan bila pun telah mengantongi vote dari 9 negara, Amerika Serikat salah satu negara yang memegang hak veto dewan, akan memveto hal itu. |xinhuanet.com|Winda Efanur FS|

back to top