Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

“Posko Tanggap DPSHP”, agar semua bisa ikut Pilpres

“Posko Tanggap DPSHP”, agar semua bisa ikut Pilpres

Yogyakarta-KoPi, KPU Kota Yogyakarta dirikan “Posko Tanggap DPSHP” ingin memaksimalkan terdatanya semua daftar pemilih agar bisa ikut menggunakan hak pilihnya dalam dalam Pilpres mendatang seperti orang-orang yang difabel, mahasiswa atau orang yang baru pindah ke Kota Yogyakarta sebagaimana disampai saat “Sosialisasi dan Implementasi PKPU Pemutakhiran Data Pemilih Presiden dan Wakil Presiden dengan Pemangku Kepentingan di Inna Garuda Hotel, Selasa (13/05).

“Posko Tanggap DPSHP (Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan)” itu kita membuka layanan untuk menerima tanggapan atau masukan masyarakat terkait dengan daftar pemilih sementara yang sudah kita umumkan dari 13-19 mei,” ujar Wawan Budiyanto Ketua KPU Kota Yogyakarta.

“Jadi Kita menyiagakan petugas kita, baik rekan-rekan PPK maupun PPS di 14 kecamatan di 45 kelurahan agar mereka siap. Dari sisi keberadaannya mereka kemudian hadir pada saat-saat ketika masyarakat itu memberikan tanggapan atau memberikan masukan terkait dengan pemilih yang belum terdaftar atau pemilih yang tidak memenuhi syarat yang masuk DPS (Daftar Pemilih Sementara) hasil pendataan kami,” tambahnya.

“Kami di Kota Yogyakarta ini ingin memaksimalkan agar pemilih khusunya rekan-rekan mahasiswa yang memang karena betul-betul keterbatasannya tidak bisa pulang misalnya, itu agar bisa masuk dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) di Kota Yogyakarta. Sehingga dari sisi kesedian logistik tidak menjadi persoalan dan dari sisi yang lain tidak tercatat ganda, ini yang kita upayakan.” Pungkasnya lagi.

Posko Tanggap DPSHP akan dimulai sejak tanggal 20 Mei sampai 26 Mei 2014 dengan jam layanan dari 0900-16.00. Semua masyarakat baik yang asli dari Kota Yogyakarta atau yang dari luar, termasuk mahasiswa diharapkan keaktifannya untuk melihat dan mengecek data dirinya apakah sudah masuk dalam DPS (Daftar Pemilih Sementara). Jika belum maka yang bersangkutan cukup membawa fotokopi KTP, C1, KK, atau SKTS ke Posko DPSHP.


Reporter: Fahrurrazi

back to top