Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

PKPU Calon Tunggal Selesai Senin Depan

Komisioner KPU RI, Arief Budiman Komisioner KPU RI, Arief Budiman

Jogajakarta-KoPi| Komisioner KPU RI, Arief Budiman menegaskan terkait pasangan calon tunggal pilkada serantak harus mempedomani peraturan komisi pemilihan umum (PKPU). Seperti pada kasus pilkada wilayah Sleman yang berpotensi memiliki calon tunggal.

Calon Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun dari pasangan Sri Purnomo belum memenuhi syarat. Lantaran dirinya masih terkendala soal Permohonan Pergantian Antar Waktu (PAW).

“Kalau nanti ada calon tunggal. Maka PKPU calon tunggal ini yang dipedomani,” jelas Arief seusai diskusi di UMY pukul 14.00 WIB.

Untuk PKPU, Arief menargetkan akan selesai pada Senin depan. Saat ini masih dalam tahap penyempurnaan materi. PKPU calon tunggal ini memberikan kejelasan tentang metode kampanye calon kepala daerah, cara pemberian pada surat suara dan juknis surat suara.

Sementara wakil ketua Mahkamah Konstitusi, Dr. H. Anwar Usman membenarkan hingga saat ini ada tiga kabupaten yang berpotensi memiliki calon tunggal. Mengenai calon tunggal ini sudah diselesaikan dengan putusan MK, yang memperbolehkan calon tunggal maju ke pemilihan kepala daerah.

“Tidak ada lagi propinsi atau kabupaten-kota. Yang tertunda pelaksanaannya (pilkada). Artinya semua boleh ikut meskipun calonnya tunggal. Ada 3 kabupaten itu,” jelas Anwar.

Namun Anwar masih belum memberikan kejelasan masalah calon tunggal pilkada Sleman. Dirinya menegaskan kewenangan MK sebatas pada pencalonan kepada daerah.

“Oh jadi itu masalah implentasi. Saya tidak mungkin bisa jawab. Karena semua masalah. Bisa berpotensi berperkara di Mahkamah Konstitusi. Artinya masalah pencalonan. Tapi kalo berkaitan dengan masalah tadi bisa menjadi masalah di Bawaslu,” tutur Anwar. |Winda Efanur FS|

back to top