Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Pilih Presiden Yang Perhatikan Kaum Difabel

Seorang penyandang Difabel yang dibantu petugas PPS dan Linmas Seorang penyandang Difabel yang dibantu petugas PPS dan Linmas

Surabaya-KoPi. Animo masyarakat pada pilpres mencerminkan proses demokratisasi berjalan dengan lancar dan menuju kearah perbaikan, indikasi sederhananya adalah partisipasi masyarakat untuk menentukan pemimpinnya disambut antusias dan masyarakat hari ini (9/6) berbondong-bondong mendatangi TPS.

Hal ini juga berlaku bagi beberapa penyandang difabel, mereka menggunakan momentum ini dengan harapan bisa memililiki pemimpin yang memperhatikan nasib para penyandang difabel seperti dirinya. Mereka ingin penyandang difabel dit

Prana, salah satu contoh penyandang tuna netra  yang antusias ambil bagian pada pilpres ini dengan mendatangi TPS setempat. Dengan diantar anggota keluarganya, ia mantap menuju bilik suara. iapun mengungkapkan alasannya menggunakan hak pilihnya.

"Motivasi saya supaya negara ini maju dan presiden memperhatikan kaum difabel." katanya.

fasilitas pendukung diperlukan bagi penyandang difabel seperti dirinya, seperti surat suara yang memiliki huruf braille sehingga memudahkan untuk menentukan calon tanpa arahan dari pihak lain.

Namun, bagi pria yang aktif di Komunitas mata Hati ini, ketidaklengkapan fasilitas pendukung ini baginya tidak menjadi masalah, ia masih bisa melaksanakan pencoblosan dengan baik.

"Saya kira fasilitas untuk saat ini menurut saya pribadi sudah cukup baik"

 

 

 

back to top