Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Penunggang banteng selanjutnya, Wisnu atau Risma?

Penunggang banteng selanjutnya, Wisnu atau Risma?
Surabaya – KoPi | Jelang Pemilihan Walikota Surabaya 9 Desember 2015 mendatang, Tri Rismaharini menjadi kandidat rebutan. Sederet prestasi yang diraihnya membuat beberapa partai politik membuka kemungkinan untuk mengusung Risma kembali menjadi orang nomor satu di Surabaya. Demokrat, Gerindra dan juga Nasdem adalah beberapa partai yang mulai blak-blakan ingin meminang Risma pada Pemilu Walikota Surabaya mendatang.

Ditemui KoPi di bilangan Surabaya dosen Ilmu Politik Universitas Airlangga Fahrul Muzaqqi menyatakan bahwa Risma tidak mempermasalahkan siapa pengusungnya. “Bagi Risma, persoalan kapal tidak begitu terkendala. Risma masih memiliki popularitas yang tinggi di kalangan masyarakat. Secara umum dia yakin siapapun yang jadi partai pengusungnya,” tuturnya.

Memang ada kemungkinan PDI-P tidak mengambil kesempatan untuk kembali memperjuangkan Risma dalam pemilu mendatang. Jika demikian, Fahrul memprediksi PDI-P akan mencalonkan nama yang setara dengan popularitas Risma. Nama yang muncul adalah Wisnu Sakti Buana, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Walikota Surabaya, menggantikan Bambang DH.

“Wisnu menjadi calon kuat di mana popularitas namanya sudah semakin mencuat, khususnya dikalangan kader PDI-P itu sendiri. Ia juga merupakan anak mantan wakil ketua MPR RI dan juga tokoh senior PDI-P, Soetjipto Soedjono,” ungkap Fahrul.

Mampukah Wisnu mengalahkan elektabilitas dari sosok Tri Rismaharini? Atau PDIP kembali mengusung mereka sebagai calon duel untuk kepemimpinan Surabaya mendatang? Pemilu walikota Surabaya mendatang akan menjadi ajang pembuktiannya. | Labibah

back to top