Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

PDI-P tetapkan JK dampingi Jokowi

Gmbr: TribunNews Gmbr: TribunNews

Jakarta-KoPi-  Teka-teki siapa pendamping Jokowi sebagai Cawapres, terungkap. Informan KoPi  yang berada di dalam Teuku Umar, pagi ini memberikan kepastian H Jusuf Kalla sebagai Cawapres pendamping Jokowi maju dalam Pilpres 2014. Deklarasi akan dilaksanakan di Gedung Joeang, Menteng jakarta, hari ini 19 Mei 2014, sekitar pukul 12. 30 WIB.

Sebelumnya beredar spekulasi yang menyebutkan  tiga nama sebagai kandiat kuat untuk mendampingi Jokowi, diantaranya Abraham Samad, JK dan Ryamizard Ryacudu. Nama Jk menguat setelah Abu Rizal Bakeri bertemu dengan Megawati semalam dan tidak menghasilkan kesepakatan politik bersama.

Sumber KoPi menjelaskan keputusan PDI-P menetapkan Jusuf Kalla sebagai pendamping Jokowi berdasarkan pertimbangan tingkat elekbilitas yang tinggi dibanding ketika dipasangkan keduan tokoh lainnya.


“Keputusan itu terlepas dari tingkat kapasitas para tokoh tersebut. Ini hanya berdasar pada tingkat elekbilitas mereka,” jelas sumber yang tak mau disebut namanya.

Sementara itu, SBY Ketua Umum Partai Demokrat juga mengumumkan kenetralan Partai Demokrat dalam Pilpres 2014 semalam dalam Rapimnas. Golkar sendiri akan membuat keputusannya dalam satu hari ke depan.

Untuk itu saat ini ada dua kekuatan partai yang salaing berhadapan, kubu Prabowo-Hatta Radjasa dan Jokowi-Jusuf Kalla. Pasangan Prabowo-Hatta Radjasa diusung Partai Gerindra, PAN, PPP dan PKS. Pasangan Jokowi-JK diisusung oleh PDI-P, Partai Nasdem, PKB dan Hanura.

E Hermawan

back to top