Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

PDI-P tetapkan JK dampingi Jokowi

Gmbr: TribunNews Gmbr: TribunNews

Jakarta-KoPi-  Teka-teki siapa pendamping Jokowi sebagai Cawapres, terungkap. Informan KoPi  yang berada di dalam Teuku Umar, pagi ini memberikan kepastian H Jusuf Kalla sebagai Cawapres pendamping Jokowi maju dalam Pilpres 2014. Deklarasi akan dilaksanakan di Gedung Joeang, Menteng jakarta, hari ini 19 Mei 2014, sekitar pukul 12. 30 WIB.

Sebelumnya beredar spekulasi yang menyebutkan  tiga nama sebagai kandiat kuat untuk mendampingi Jokowi, diantaranya Abraham Samad, JK dan Ryamizard Ryacudu. Nama Jk menguat setelah Abu Rizal Bakeri bertemu dengan Megawati semalam dan tidak menghasilkan kesepakatan politik bersama.

Sumber KoPi menjelaskan keputusan PDI-P menetapkan Jusuf Kalla sebagai pendamping Jokowi berdasarkan pertimbangan tingkat elekbilitas yang tinggi dibanding ketika dipasangkan keduan tokoh lainnya.


“Keputusan itu terlepas dari tingkat kapasitas para tokoh tersebut. Ini hanya berdasar pada tingkat elekbilitas mereka,” jelas sumber yang tak mau disebut namanya.

Sementara itu, SBY Ketua Umum Partai Demokrat juga mengumumkan kenetralan Partai Demokrat dalam Pilpres 2014 semalam dalam Rapimnas. Golkar sendiri akan membuat keputusannya dalam satu hari ke depan.

Untuk itu saat ini ada dua kekuatan partai yang salaing berhadapan, kubu Prabowo-Hatta Radjasa dan Jokowi-Jusuf Kalla. Pasangan Prabowo-Hatta Radjasa diusung Partai Gerindra, PAN, PPP dan PKS. Pasangan Jokowi-JK diisusung oleh PDI-P, Partai Nasdem, PKB dan Hanura.

E Hermawan

back to top