Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Partai Demokrat hapus jabatan Ketua Harian

Partai Demokrat hapus jabatan Ketua Harian
Surabaya - KoPi | Perkembangan menarik terjadi pada hari terakhir Kongres IV Partai Demokrat di Surabaya, DPP Partai Demokrat memastikan akan menghapus jabatan ketua harian dalam struktur kepengurusan. Penghapusan jabatan ketua harian tersebut disahkan dalam Kongres IV Partai Demokrat yang digelar di Hotel Shangri-La Surabaya (13/5).
 

"Hasil rapat komisi merekomendasikan ketua harian dicabut. Itu rekomendasi DPC dan DPP," ujar politikus Demokrat, Herman Khaeron, di Hotel Shangri-La.

Khaeron mengatakan seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat yang ada di Indonesia tidak menghendaki adanya jabatan Ketua Harian dalam struktur Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat periode 2015-2020.

Hal senada juga diungkapkan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Menurut Soekarwo, saat ini Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono tidak lagi menjabat sebagai Presiden Indonesia. Dengan demikian SBY dapat secara penuh mencurahkan waktunya untuk Partai Demokrat.

Selain itu, lanjut Karwo, jabatan ketua harian perlu dihilangkan untuk memotong birokrasi politik dalam kepengurusan Demokrat. Selama ini adanya posisi ketua harian membuat birokrasi politik menjadi panjang.

"Jadi perlu dipangkas birokrasinya agar lebih mudah. Tapi ini bukan karena ada miss-komunikasi antara ketua harian dengan ketua umum," terang Karwo.

Pada hari pertama, Kongres Partai Demokrat telah menyepakati tata tertib Kongres, lalu menyetujui Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Ketua Umum, dan dilanjutkan dengan proses pemilihan Ketua Umum. Hasilnya, Kongres secara aklamasi kembali menetapkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2015-2020.

back to top