Menu
Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden H...

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde Karwo Paparkan Budaya Lokal di Jatim

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Penyelesaian Kasus Montara “Test Case” Komitmen Persahabatan Australia

Penyelesaian Kasus Montara “Test Ca…

Kupang-KoPi| Laporan In...

Prev Next

Partai Demokrat hapus jabatan Ketua Harian

Partai Demokrat hapus jabatan Ketua Harian
Surabaya - KoPi | Perkembangan menarik terjadi pada hari terakhir Kongres IV Partai Demokrat di Surabaya, DPP Partai Demokrat memastikan akan menghapus jabatan ketua harian dalam struktur kepengurusan. Penghapusan jabatan ketua harian tersebut disahkan dalam Kongres IV Partai Demokrat yang digelar di Hotel Shangri-La Surabaya (13/5).
 

"Hasil rapat komisi merekomendasikan ketua harian dicabut. Itu rekomendasi DPC dan DPP," ujar politikus Demokrat, Herman Khaeron, di Hotel Shangri-La.

Khaeron mengatakan seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat yang ada di Indonesia tidak menghendaki adanya jabatan Ketua Harian dalam struktur Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat periode 2015-2020.

Hal senada juga diungkapkan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Menurut Soekarwo, saat ini Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono tidak lagi menjabat sebagai Presiden Indonesia. Dengan demikian SBY dapat secara penuh mencurahkan waktunya untuk Partai Demokrat.

Selain itu, lanjut Karwo, jabatan ketua harian perlu dihilangkan untuk memotong birokrasi politik dalam kepengurusan Demokrat. Selama ini adanya posisi ketua harian membuat birokrasi politik menjadi panjang.

"Jadi perlu dipangkas birokrasinya agar lebih mudah. Tapi ini bukan karena ada miss-komunikasi antara ketua harian dengan ketua umum," terang Karwo.

Pada hari pertama, Kongres Partai Demokrat telah menyepakati tata tertib Kongres, lalu menyetujui Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Ketua Umum, dan dilanjutkan dengan proses pemilihan Ketua Umum. Hasilnya, Kongres secara aklamasi kembali menetapkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2015-2020.

back to top