Menu
Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden H...

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde Karwo Paparkan Budaya Lokal di Jatim

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Penyelesaian Kasus Montara “Test Case” Komitmen Persahabatan Australia

Penyelesaian Kasus Montara “Test Ca…

Kupang-KoPi| Laporan In...

Prev Next

Oegroseno: Korupsi ada karena birokrasi tidak efektif Featured

Oegroseno: Korupsi ada karena birokrasi tidak efektif
Surabaya – KoPi | KPK lahir sebagai buah dari gerakan Reformasi, karena 2 institusi penegak hukum dianggap tidak efektif dalam pemberantasan korupsi. Karena itu perlu lembaga luar biasa yang bisa melebihi kedua institusi tersebut. Hal itu dibuktikan dari wewenang KPK dalam penyidikan, penyelidikan, dan penuntutan. Wewenang dari 2 institusi tersebut digabungkan dan dimiliki oleh 1 lembaga. Inilah yang disebut sebagai integrated criminal justice system yang sudah ditetapkan dalam UU.
 

Seharusnya pemberantasan korupsi juga tidak berhenti sampai pada hal tersebut saja. Perlu ada upaya lebih dengan menggandeng masyarakat hingga ke level paling bawah. Mantan Wakapolri Oegroseno mengatakan, korupsi di Indonesia memang sudah mendarah daging. Ia mengakui ada banyak tindak korupsi pada korpsnya tersebut.

“Misalnya dari ujian SIM saja. Padahal ujian SIM itu bayarnya murah, tapi ketika ada iming-iming calo supaya lebih cepat, kita berani bayar lebih mahal,” ujarnya dalam Diskusi Publik Berantas Korupsi atau Mati di FISIP Universitas Airlangga.

Karena itu penegakan hukum dan pemberantasan korupsi bisa dilakukan mulai dengan cara yang sederhana, misalnya dengan pembuatan sistem online. Dengan berbagai sistem yang terintegrasi dalam jaringan, lembaga penegak hukum bisa memonitor data. Data-data yang sudah berada dalam jaringan tersebut tidak mungkin menyimpang atau disalahgunakan.

Hal itu bisa dimulai dari yang paling mudah, misalnya ujian SIM. Dengan adanya sistem online, ujian SIM tidak perlu lagi bayar ke calo. Ujian SIM juga tidak perlu pergi ke Samsat. Simulasi SIM bisa ditempatkan di kelurahan. Pemerintah juga bisa menggandeng kerjasama dengan Timezone atau Kidzania misalnya, karena mereka sudah memiliki peralatan yang bisa dipakai untuk simulasi SIM. Hal itu juga bisa membuka lapangan kerja baru.

 

back to top