Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

MUI: Haram mengikuti ISIS

MUI: Haram mengikuti ISIS

Jakarta-KopI- Majelis Ulama Indonesia (MUI) akhirnya memberikan fatwa haram mengikuti Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS).

Fatwa ini menjawab keresahan masyarakat menyusul ajakan untuk berbai'at kepada pemimpin ISIS Abu Bakar Al Bagdadi melalui video beberapa waktu lalu.

Dalam jumpa pers yang berlangsung di kantor pusat MUI Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, 7 Agustus 2014, Wakil Ketua MUI KH Ma'ruf Amin menyatakan haramnya mengikuti ISIS.

"Tindakan ISIS selama ini adalah melakukan kekerasan, pembunuhan, dan perusakan tempat-tempat suci. Tindakan-tindakan seperti itu diharamkan karena tidak sesuai dengan prinsip rahmatan lil alamin dari agama Islam."

Ma'ruf Amin mengatakan bahwa masyarakat akan bisa menilai apa yang dilakukan oleh ISIS yang membunuhi umat Islam sendiri adalah sesat.

Selanjutnya Ma'ruf Amin juga mendesak pemerintah segera melakukan tindakan yang tegas terhadap warga WNI yang terprovokasi oleh ISIS.

E Hermawan

back to top