Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Momen KAA sembunyikan kegaduhan pelantikan Wakapolri

Momen KAA sembunyikan kegaduhan pelantikan Wakapolri
Surabaya – KoPi | Pelantikan Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai Wakil Kepala Polri di tengah berlangsungnya Konferensi Asia Afrika pada Rabu (22/4) dinilai sebagai langkah cerdik Polri. Polri dinilai memanfaatkan momen KAA untuk menutupi kontroversi yang mungkin timbul.

Pakar Sosiologi Hukum Universitas Airlangga Prof. Dr. Musta'in Mashud, M.Si mengatakan, kewenangan yang diberikan Presiden Joko Widodo kepada Kapolri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti untuk melakukan konsolidasi dimanfaatkan dengan baik. Menurutnya, Kapolri sendiri telah mengetahui pelantikan tersebut akan menimbulkan kegaduhan.

Momen KAA menjadi ruang strategis untuk melantik BG menjadi wakapolri, karena menjadi penutup bagi masyarakat maupun media terhadap pelantikan BG. Masyarakat dan media akan terlalu fokus menyoroti kondisi KAA sehingga lengah.

“Pihak kepolisian sendiri pastinya tidak ingin terganggu dengan kegaduhan mengenai keputusan pengangkatan BG sebagai wakapolri. Hari rabu kemarin diyakini sebagai celah yang strategis bagi kepolisian untuk melantik BG sebagai wakapolri. Walaupun sebenarnya keputusan tersebut sah-sah saja,” ujar Mustain.

Sejak awal, proses pencalonan Budi menuai banyak kontroversi baik di kalangan masyarakat maupun akademisi. Budi sebelumnya ditetapkan KPK sebagai tersangka atas dugaan kasus korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji selama menjabat sebagai Kepala Biro Pembinaan Karier Deputi Sumber Daya Manusia Polri periode 2003-2006. Namun melalui gugatan pra-peradilan, hakim Sarpin Rizaldi memutuskan penetapan tersangka BG oleh KPK tidak sah. | Labibah

back to top