Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Mahasiswa Jogja tidak bisa nyoblos

Mahasiswa Jogja tidak bisa nyoblos

Yogyakarta-KoPi, KPU menghimbau bahwa dengan membawa KTP warga negara Indonesia bisa nyoblos, Tapi di salah satu TPS di Bantul, puluhan mahasiswa tidak bisa menggunakan hak pilihnya karena tidak ada kuota surat suara kata PPS disana (9/4/2014).

PPS di TPS tersebut mengumumkan bahwa untuk warga yang tidak memiliki DPT bisa menggunakan hak pilihnya ketika jam 12 siang. Sejumlah Mahasiswa pun datang ke TPS tersebut namun katanya hanya 2% (10 suara) dari total suara yang ada yang boleh digunakan. Padahal jumlah mahasiswa yang datang bukan hanya sepuluh orang.


Akhirnya ketika jam 12, mahasiswa yang berbondong datang ke TPS tersebut pun harus pulang tanpa memberikan hak suaranya.


Bukan hanya mahasiswa, namun warga yang sudah punya surat domisili dan sudah memiliki surat undangan dari TPS tersebut harus pulang dari TPS tersebut tanpa menyoblos pilihannya.


“Enggak tahu, saya enggak bisa nyoblos juga, katanya apa 2% saya enggak tahu,” kata karyawan yang masih belum punya KTP daerah Yogyakarta tersebut.


Jika dihitung mungkin ada ribuan lebih mahasiswa yang kuliah dari luar Yogyakarta masih berada di Jogja. Mereka berasal dari berbagai daerah dari penjuru Indonesia. Namun pada saat coblosan Pemilu 9 April mereka tidak bisa pulang.


Reporter: Fahrurrazi

back to top