Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Mahasiswa Jogja tidak bisa nyoblos

Mahasiswa Jogja tidak bisa nyoblos

Yogyakarta-KoPi, KPU menghimbau bahwa dengan membawa KTP warga negara Indonesia bisa nyoblos, Tapi di salah satu TPS di Bantul, puluhan mahasiswa tidak bisa menggunakan hak pilihnya karena tidak ada kuota surat suara kata PPS disana (9/4/2014).

PPS di TPS tersebut mengumumkan bahwa untuk warga yang tidak memiliki DPT bisa menggunakan hak pilihnya ketika jam 12 siang. Sejumlah Mahasiswa pun datang ke TPS tersebut namun katanya hanya 2% (10 suara) dari total suara yang ada yang boleh digunakan. Padahal jumlah mahasiswa yang datang bukan hanya sepuluh orang.


Akhirnya ketika jam 12, mahasiswa yang berbondong datang ke TPS tersebut pun harus pulang tanpa memberikan hak suaranya.


Bukan hanya mahasiswa, namun warga yang sudah punya surat domisili dan sudah memiliki surat undangan dari TPS tersebut harus pulang dari TPS tersebut tanpa menyoblos pilihannya.


“Enggak tahu, saya enggak bisa nyoblos juga, katanya apa 2% saya enggak tahu,” kata karyawan yang masih belum punya KTP daerah Yogyakarta tersebut.


Jika dihitung mungkin ada ribuan lebih mahasiswa yang kuliah dari luar Yogyakarta masih berada di Jogja. Mereka berasal dari berbagai daerah dari penjuru Indonesia. Namun pada saat coblosan Pemilu 9 April mereka tidak bisa pulang.


Reporter: Fahrurrazi

back to top