Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Mahasiswa Jogja tidak bisa nyoblos

Mahasiswa Jogja tidak bisa nyoblos

Yogyakarta-KoPi, KPU menghimbau bahwa dengan membawa KTP warga negara Indonesia bisa nyoblos, Tapi di salah satu TPS di Bantul, puluhan mahasiswa tidak bisa menggunakan hak pilihnya karena tidak ada kuota surat suara kata PPS disana (9/4/2014).

PPS di TPS tersebut mengumumkan bahwa untuk warga yang tidak memiliki DPT bisa menggunakan hak pilihnya ketika jam 12 siang. Sejumlah Mahasiswa pun datang ke TPS tersebut namun katanya hanya 2% (10 suara) dari total suara yang ada yang boleh digunakan. Padahal jumlah mahasiswa yang datang bukan hanya sepuluh orang.


Akhirnya ketika jam 12, mahasiswa yang berbondong datang ke TPS tersebut pun harus pulang tanpa memberikan hak suaranya.


Bukan hanya mahasiswa, namun warga yang sudah punya surat domisili dan sudah memiliki surat undangan dari TPS tersebut harus pulang dari TPS tersebut tanpa menyoblos pilihannya.


“Enggak tahu, saya enggak bisa nyoblos juga, katanya apa 2% saya enggak tahu,” kata karyawan yang masih belum punya KTP daerah Yogyakarta tersebut.


Jika dihitung mungkin ada ribuan lebih mahasiswa yang kuliah dari luar Yogyakarta masih berada di Jogja. Mereka berasal dari berbagai daerah dari penjuru Indonesia. Namun pada saat coblosan Pemilu 9 April mereka tidak bisa pulang.


Reporter: Fahrurrazi

back to top