Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Madura jadi provinsi, jangan jadi ajang rebutan kekuasaan

Madura jadi provinsi, jangan jadi ajang rebutan kekuasaan
Surabaya-KoPi| Wacana Pembentukan Madura menjadi provinsi terus bergulir. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim menyambut aspirasi masyarakat Madura jika ingin membentuk provinsi sendiri. Namun pembentukan Provinsi Madura harus dilakukan secara pendekatan ekonomi kerakyatan, bukan dengan pendekatan motif secara kekuasaan.
Anggota DPRD Jatim, Badrut Tamam, mengatakan, wacana dan aspirasi elemen masyarakat Madura untuk membentuk provinsi sendiri itu adalah sesuatu yang sah di era demokrasi dan otonomi daerah. Selama daerah tersebut memenuhi 12 syarat pembentukan daerah baru, tak mustahil cita-cita pembentukan provinsi baru bisa tewujud. Menurut Badrut, fraksinya, Fraksi PKB Jatim, mempersilahkan proses tersebut berjalan, asal motif pembentukan Provinsi Madura itu bukan kekuasaan tapi pembangunan.

Badrut mengungkapkan, jika motif pembentukkan Madura menjadi provinsi bermotif kekuasaan, maka yang diuntungkan hanya segelitir elit dan tokoh Madura. Sebaliknya, tidak ada dampak signifikan bagi rakyat Madura yang saat ini masih tertinggal dari kabupaten dan kota lain di Jawa Timur.

Selain itu, ada juga potensi masalah lain yang akan dihadapi jika Madura berkembang menjadi provinsi sendiri. Selama ini, Madura belum memiliki peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) yang signifikan. Jika Madura menjadi provinsi sendiri, mereka secar otomatis harus menambah anggaran belanja untuk aparatur pemerintah dan infrastruktur, mulai dari tingkat desa hingga provinsi. Jika itu terjadi, bisa ada potensi pemborosan uang rakyat di saat PAD yang masih minim.

Pulau Madura juga masih mengalami berbagai masalah sosial yang rumit. Misalnya, peredaran narkoba dan jumlah penderita penyakit kusta. Badrut mengatakan, pembentukan provinsi Madura bukan menjadi satu-satunya solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

"Pengguna narkoba dan penderita kusta di Madura tertinggi di Jawa Timur. Begitu juga kemiskinan dan angka buta huruf. Ini harus menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jatim. Dengan begitu masyarakat Madura tidak merasa dipinggirkan, apalagi dieksploitasi di tengah tingginya kontribusi migas dan sumberdaya alam yang diekplorasi dari wilayah Madura,"ujar Badrut.

 

back to top