Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

KPU, akan semprit paslon yang melanggar kampanye media massa

Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan

Jogjakarta-KoPi| Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan menghimbau untuk tidak melanggar peraturan kampanye melalui media massa. Berdasarkan peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 9/2015 pelaksanaan kampanye calon kepala daerah di media masa cetak dan elektronik difasilitasi KPU. Waktu kampanye Pemilukada serentak tahun 2015 DIY berlangsung selama 14 hari sejak tanggal 27 Agustus.

“Soal iklan kampanye yang difasilitasi oleh KPU, memang pasangan calon (paslon) dilarang beriklan. Misal ada laporan ke Panwas (panitia pengawas pemilukada), dari panwas akan dikaji, lalu disampaikan ke KPU,” tutur Hamdan saat menghadiri rapat koordinasi pengawasan pemilukada DIY tahun 2015 di Rumah makan Hegar, pukul 11.00 Wib.

Sebagai tindak lanjut dalam waktu dekat pihak KPU KPU DIY dengan KPI D (Komisi Penyiaran Daerah) DIY akan mengadakan kerjasama untuk pengawasan kampenye melalui media massa.

Hamdan menambahkan koordinasi dengan KPI D tinggal menunggu MoU penandatanganan. “Kita koordinasi dengan KPI D, kita akan mengikat diri dengan MoO. KPI D yang secara teknis, ada SDM dan alat akan lebih banyak melihat adanya aduan dan laporan, lalu kita akan tindak lanjuti, imbuhnya.

Sementara untuk mekanisme sanksi adanya pelanggaran kampanye media masaa akan diberi satu kali peringatan tertulis. Jika pelanggaran masih berlanjut, KPU akan mengkaji dengan Bawaslu dengan sanski maksimal pembatalan pasangan calon.
|Winda Efanur FS|

back to top