Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

KPU, akan semprit paslon yang melanggar kampanye media massa

Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan

Jogjakarta-KoPi| Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan menghimbau untuk tidak melanggar peraturan kampanye melalui media massa. Berdasarkan peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 9/2015 pelaksanaan kampanye calon kepala daerah di media masa cetak dan elektronik difasilitasi KPU. Waktu kampanye Pemilukada serentak tahun 2015 DIY berlangsung selama 14 hari sejak tanggal 27 Agustus.

“Soal iklan kampanye yang difasilitasi oleh KPU, memang pasangan calon (paslon) dilarang beriklan. Misal ada laporan ke Panwas (panitia pengawas pemilukada), dari panwas akan dikaji, lalu disampaikan ke KPU,” tutur Hamdan saat menghadiri rapat koordinasi pengawasan pemilukada DIY tahun 2015 di Rumah makan Hegar, pukul 11.00 Wib.

Sebagai tindak lanjut dalam waktu dekat pihak KPU KPU DIY dengan KPI D (Komisi Penyiaran Daerah) DIY akan mengadakan kerjasama untuk pengawasan kampenye melalui media massa.

Hamdan menambahkan koordinasi dengan KPI D tinggal menunggu MoU penandatanganan. “Kita koordinasi dengan KPI D, kita akan mengikat diri dengan MoO. KPI D yang secara teknis, ada SDM dan alat akan lebih banyak melihat adanya aduan dan laporan, lalu kita akan tindak lanjuti, imbuhnya.

Sementara untuk mekanisme sanksi adanya pelanggaran kampanye media masaa akan diberi satu kali peringatan tertulis. Jika pelanggaran masih berlanjut, KPU akan mengkaji dengan Bawaslu dengan sanski maksimal pembatalan pasangan calon.
|Winda Efanur FS|

back to top