Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

KPU, akan semprit paslon yang melanggar kampanye media massa

Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan

Jogjakarta-KoPi| Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan menghimbau untuk tidak melanggar peraturan kampanye melalui media massa. Berdasarkan peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 9/2015 pelaksanaan kampanye calon kepala daerah di media masa cetak dan elektronik difasilitasi KPU. Waktu kampanye Pemilukada serentak tahun 2015 DIY berlangsung selama 14 hari sejak tanggal 27 Agustus.

“Soal iklan kampanye yang difasilitasi oleh KPU, memang pasangan calon (paslon) dilarang beriklan. Misal ada laporan ke Panwas (panitia pengawas pemilukada), dari panwas akan dikaji, lalu disampaikan ke KPU,” tutur Hamdan saat menghadiri rapat koordinasi pengawasan pemilukada DIY tahun 2015 di Rumah makan Hegar, pukul 11.00 Wib.

Sebagai tindak lanjut dalam waktu dekat pihak KPU KPU DIY dengan KPI D (Komisi Penyiaran Daerah) DIY akan mengadakan kerjasama untuk pengawasan kampenye melalui media massa.

Hamdan menambahkan koordinasi dengan KPI D tinggal menunggu MoU penandatanganan. “Kita koordinasi dengan KPI D, kita akan mengikat diri dengan MoO. KPI D yang secara teknis, ada SDM dan alat akan lebih banyak melihat adanya aduan dan laporan, lalu kita akan tindak lanjuti, imbuhnya.

Sementara untuk mekanisme sanksi adanya pelanggaran kampanye media masaa akan diberi satu kali peringatan tertulis. Jika pelanggaran masih berlanjut, KPU akan mengkaji dengan Bawaslu dengan sanski maksimal pembatalan pasangan calon.
|Winda Efanur FS|

back to top