Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

KPK (sementara) di bawah Ruki: Cicak mesra dengan buaya?

KPK (sementara) di bawah Ruki: Cicak mesra dengan buaya?
Jakarta – KoPi | Abraham Samad bersama tiga wakil pimpinan KPK lain telah mendapat pemberhentian tugas sementara. Kini, lembaga anti-rasuah tersebut dipimpin oleh Taufiqurrahman Ruki. Ruki yang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai ketua KPK tersebut menyatakan akan membangun hubungan baik dengan pihak Polri. Cicak kini mesra dengan buaya?
 

Di tengah perseteruan antara KPK dan Polri yang terakhir ini, Ruki pernah mengeluarkan pernyataan yang kontroversial. Misalnya, pernyataannya ketika mempersilakan Budi Gunawan mempraperadilkan status tersangkanya. Ruki juga pernah mempersilakan pihak kepolisian untuk melanjutkan proses hukum terhadap 21 orang penyidik KPK. 

Selain itu, Ruki sepertinya berniat melimpahkan kasus rekening gendut Budi Gunawan ke polisi. Dikhawatirkan, polisi bertindak tidak netral dalam menangani perkara tersebut. Bukan tidak mungkin polisi justru akan ada mengeluarkan SP3 untuk kasus itu.

Apalagi latar belakang Ruki yang berasal dari kepolisian dan mantan anggota DPR dikhawatirkan akan membuat KPK tebang pilih dalam menentukan tersangka. KPK di bawah kepemimpinan Ruki pada tahun 2003 hingga 2007 sering mendapat kritik mengenai dugaan tebang pilih koruptor. Ruki juga dinilai tidak memiliki prestasi menonjol selama memimpin KPK. 

Kendati demikian, Ruki tetap disebut sebagai seseorang yang konsisten terhadap pemberantasan korupsi. Perlu diakui, di bawah kepemimpinan Ruki, sistem kerja KPK terbentuk, dan KPK menjadi lembaga anti-korupsi yang paling mampu bertahan di tengah bobroknya moral pejabat. Sebelumnya, berbagai lembaga anti-korupsi yang didirikan pemerintah tak ada yang bisa bertahan selama KPK.

Ruki sendiri pada pelantikannya mengatakan akan menyelesaikan kasus korupsi yang masih menggantung. Ia juga meminta calon Kapolri Badrodin Haiti untuk menambah jumlah penyidik KPK yang berasal dari kepolisian. Kedekatannya dengan Polri mungkin bisa membawa harmoni KPK dan Polri seperti yang diharapkan banyak pihak. Meski demikian, jangan sampai cicak kehilangan nyalinya dan justru menempel pada buaya.

back to top