Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Kompromi Ruki, Kelemahan KPK

Kompromi Ruki, Kelemahan KPK
Surabaya – KoPi | Keputusan Jokowi untuk tidak melantik Budi Gunawan dipandang sudah tepat oleh Dosen Fisipol UGM Muhammad Najib Azka. Hal itu konsisten dengan semangat pemberantasan korupsi yang dikampanyekan Jokowi. Meski demikian, keputusan Jokowi dalam pengangkatan Taufiqurahman Ruki sebagai Ketua KPK sementara adalah sebuah kebijakan yang kompromitis.
 

“Ruki dipilih karena ia termasuk dalam jajaran orang-orang yang moderat hingga lunak. Ketika dihadapkan dengan isu-isu besar, seperti konflik dengan Polri ini, ia cenderung akomodatif, tidak berani konfrontatif. Nah ini yang membuat legitimasi Jokowi jadi merosot karena dianggap kebijakannya melemahkan dan melumpuhkan KPK,” ujarnya (6/3).

Ruki sendiri saat ini berada dalam posisi ambigu. Sebelumnya ia mengatakan tidak akan menyerah dalam kasus BG. Namun nyatanya ia melimpahkan kasus BG ke Kepolisian. 

Najib menganggap perlu ada langkah-langkah untuk mengembalikan kepercayaan publik pada Jokowi. Meski demikian ia yakin Jokowi tidak akan memberhentikan Ruki karena masalah ini. Hal yang mungkin terjadi adalah Jokowi akan menekan Ruki untuk bersikap tertentu.

Diakui Najib, Ruki memiliki kelebihan dalam menjembatani antara KPK dan Polri. Ia adalah seorang senior dalam Institusi Kepolisian RI. Ia mencoba menjembatani KPK dengan Polri sehingga tidak konfrontatif dan antagonistik. Selain itu, selama dia menjabat sebagai Ketua KPK ia dianggap cukup baik dan tidak bermasalah. 

“Meskipun hal itu mungkin karena KPK saat itu belum menghadapi musuh-musuh yang besar. Karena itu ia cukup aman dalam periode itu. Tapi sekarang dalam kondisi yang seperti ini sifat Ruki yang akomodatif bisa menjadi masalah baru. Pola Ruki yang akomodatif itu dianggap sebagai kelemahan bagi KPK,” ujar Najib.

 

back to top