Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Komentar media asing soal kemelut KPK-Polri

Komentar media asing soal kemelut KPK-Polri
KoPi | Keputusan Presiden Joko Widodo untuk mencabut pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri juga mendapat perhatian media asing. Beberapa media asing, terutama dari Asia dan Australia, menyoroti perkembangan konflik KPK dan Polri.
 

Harian Strait Times Asia misalnya, merilis berita berjudul “Indonesia’s President Jokowi drops Budi Gunawan as police chief nominee”. Harian asal Singapura ini menyebut bahwa langkah Jokowi diharapkan akan meringankan ketegangan antara dua institusi penegak hukum utama.

Strait Times menyebutkan bahwa pencalonan Budi Gunawan penuh kontroversi. Dalam siaran beritanya, Strait Times menyebutkan bahwa pencalonan BG cukup membuat ekonomi Indonesia lesu. Strait Times menulis bahwa IHSG sempat turun setelah putusan praperadilan, lantaran investor meragukan kemampuan Jokowi dalam menngontrol pemerintahannya.

Sementara itu, harian Australia ABC menyebutkan bahwa popularitas Jokowi menurun akibat polemik pencalonan Budi Gunawan. ABC menyebutkan pada poling yang dilakukan pada bulan Februari ini, popularitas Jokowi hanya mencapai 45 %, turun drastis dari 72 % pada Agustus lalu. ABC juga prihatin pada Jokowi yang disebut sebagai pendatang baru dalam perpolitikan nasional, akan sulit mengikis pengaruh era Orde Baru dan melakukan reformasi ekonomi.

Kantor berita ekonomi Bloomberg juga turut mengeluarkan berita mengenai batalnya pencalonan Budi Gunawan sebagai Kapolri. Melalui berita berjudul “Widodo Picks New Police Chief Candidate Amid Graft Criticism”, Bloomberg menyebutkan drama KPK-Polri ini tidak akan selesai dengan penunjukan Badrodin Haiti sebagai calon Kapolri baru. Bloomberg memprediksi popularitas Jokowi akan terus menurun dan komitmennya pada pemberantasan korupsi akan terus diragukan.

Bloomberg juga menyoroti penunjukan Badrodin Haiti yang mulus menunjukkan adanya deal-deal di belakang layar. Penunjukan Haiti sama sekali tidak mendapat tentangan baik dari PDI-P maupun dari DPR. Bloomberg juga menyebutkan jika keputusan ini murni berasal dari Jokowi, maka Jokowi akan mengalami kesulitan. | Strait Times Asia, ABC Net, Bloomberg

back to top