Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Komentar media asing soal kemelut KPK-Polri

Komentar media asing soal kemelut KPK-Polri
KoPi | Keputusan Presiden Joko Widodo untuk mencabut pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri juga mendapat perhatian media asing. Beberapa media asing, terutama dari Asia dan Australia, menyoroti perkembangan konflik KPK dan Polri.
 

Harian Strait Times Asia misalnya, merilis berita berjudul “Indonesia’s President Jokowi drops Budi Gunawan as police chief nominee”. Harian asal Singapura ini menyebut bahwa langkah Jokowi diharapkan akan meringankan ketegangan antara dua institusi penegak hukum utama.

Strait Times menyebutkan bahwa pencalonan Budi Gunawan penuh kontroversi. Dalam siaran beritanya, Strait Times menyebutkan bahwa pencalonan BG cukup membuat ekonomi Indonesia lesu. Strait Times menulis bahwa IHSG sempat turun setelah putusan praperadilan, lantaran investor meragukan kemampuan Jokowi dalam menngontrol pemerintahannya.

Sementara itu, harian Australia ABC menyebutkan bahwa popularitas Jokowi menurun akibat polemik pencalonan Budi Gunawan. ABC menyebutkan pada poling yang dilakukan pada bulan Februari ini, popularitas Jokowi hanya mencapai 45 %, turun drastis dari 72 % pada Agustus lalu. ABC juga prihatin pada Jokowi yang disebut sebagai pendatang baru dalam perpolitikan nasional, akan sulit mengikis pengaruh era Orde Baru dan melakukan reformasi ekonomi.

Kantor berita ekonomi Bloomberg juga turut mengeluarkan berita mengenai batalnya pencalonan Budi Gunawan sebagai Kapolri. Melalui berita berjudul “Widodo Picks New Police Chief Candidate Amid Graft Criticism”, Bloomberg menyebutkan drama KPK-Polri ini tidak akan selesai dengan penunjukan Badrodin Haiti sebagai calon Kapolri baru. Bloomberg memprediksi popularitas Jokowi akan terus menurun dan komitmennya pada pemberantasan korupsi akan terus diragukan.

Bloomberg juga menyoroti penunjukan Badrodin Haiti yang mulus menunjukkan adanya deal-deal di belakang layar. Penunjukan Haiti sama sekali tidak mendapat tentangan baik dari PDI-P maupun dari DPR. Bloomberg juga menyebutkan jika keputusan ini murni berasal dari Jokowi, maka Jokowi akan mengalami kesulitan. | Strait Times Asia, ABC Net, Bloomberg

back to top