Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Komentar media asing soal kemelut KPK-Polri

Komentar media asing soal kemelut KPK-Polri
KoPi | Keputusan Presiden Joko Widodo untuk mencabut pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri juga mendapat perhatian media asing. Beberapa media asing, terutama dari Asia dan Australia, menyoroti perkembangan konflik KPK dan Polri.
 

Harian Strait Times Asia misalnya, merilis berita berjudul “Indonesia’s President Jokowi drops Budi Gunawan as police chief nominee”. Harian asal Singapura ini menyebut bahwa langkah Jokowi diharapkan akan meringankan ketegangan antara dua institusi penegak hukum utama.

Strait Times menyebutkan bahwa pencalonan Budi Gunawan penuh kontroversi. Dalam siaran beritanya, Strait Times menyebutkan bahwa pencalonan BG cukup membuat ekonomi Indonesia lesu. Strait Times menulis bahwa IHSG sempat turun setelah putusan praperadilan, lantaran investor meragukan kemampuan Jokowi dalam menngontrol pemerintahannya.

Sementara itu, harian Australia ABC menyebutkan bahwa popularitas Jokowi menurun akibat polemik pencalonan Budi Gunawan. ABC menyebutkan pada poling yang dilakukan pada bulan Februari ini, popularitas Jokowi hanya mencapai 45 %, turun drastis dari 72 % pada Agustus lalu. ABC juga prihatin pada Jokowi yang disebut sebagai pendatang baru dalam perpolitikan nasional, akan sulit mengikis pengaruh era Orde Baru dan melakukan reformasi ekonomi.

Kantor berita ekonomi Bloomberg juga turut mengeluarkan berita mengenai batalnya pencalonan Budi Gunawan sebagai Kapolri. Melalui berita berjudul “Widodo Picks New Police Chief Candidate Amid Graft Criticism”, Bloomberg menyebutkan drama KPK-Polri ini tidak akan selesai dengan penunjukan Badrodin Haiti sebagai calon Kapolri baru. Bloomberg memprediksi popularitas Jokowi akan terus menurun dan komitmennya pada pemberantasan korupsi akan terus diragukan.

Bloomberg juga menyoroti penunjukan Badrodin Haiti yang mulus menunjukkan adanya deal-deal di belakang layar. Penunjukan Haiti sama sekali tidak mendapat tentangan baik dari PDI-P maupun dari DPR. Bloomberg juga menyebutkan jika keputusan ini murni berasal dari Jokowi, maka Jokowi akan mengalami kesulitan. | Strait Times Asia, ABC Net, Bloomberg

back to top