Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Kepentingan di balik konflik Timur Tengah?

Kepentingan di balik konflik Timur Tengah?

KoPi| Dalam diskusi umum yang digelar oleh partai bunderan UGM mengangkat tema konflik Timur Tengah. Adanya diskusi ini diharapkan memberi informasi bagi masyarakat.

Berita Timur Tengah menjadi sorotan dunia internasional. Wilayah Timur Tengah semakin memanas dengan gejolak pertempuran. Tak terhitung berapa kerugian materil dan non materil yang telah dikorbankan dalam pertempuran tersebut.

Menurut Direktur Bakti Nusa Aza El Munadyan masyarakat Indonesia perlu mengetahui alur konflik Timur Tengah. Dengan memahami akar persoalan di Timur Tengah masyarakat Indonesia bisa mengantispasi dampaknya.

Aza menambahkan ada beberapa aktor penting dalam drama Timur Tengah. Pertama, tentang kepentingan Arab Saudi menjegal langkah Ikhwanul Muslimin menguasai Timur Tengah. Kedua, kepentingan Israel untuk menekan Palestina. Ketiga Mesir, Pada saat mesir dikuasai oleh ikhwanul muslimin yang pro terhadap hamas. Sementara Hamas anti Israel maka terjadi masalah. Israel menumbangkan pemerintahan Mesir. Ke empat, Turki untuk kepentingannya sendiri.

“Mengenai Arab Saudi, awalnya Arab Saudi dan Mesir bersama-sama melawan Israel. Namun setelah kepentingan selesai, Arab kuwatir dengan pengaruh ikhwanul muslimin yang ada di Mesir. Akhirnya Arab menyerang balik Ikhwanul Muslimin ”, paparnya.

Sehingga lumrah Arab Saudi yang menjadi perpanjangan tangan Amerika Serikat dan Israel berusaha menghadang gerakan Ikhwanul Muslimin yang mendominasi wilayah Yaman.  |Winda Efanur FS|

back to top