Menu
Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden H...

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde Karwo Paparkan Budaya Lokal di Jatim

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Penyelesaian Kasus Montara “Test Case” Komitmen Persahabatan Australia

Penyelesaian Kasus Montara “Test Ca…

Kupang-KoPi| Laporan In...

Prev Next

Jokowi mencoret 8 calon menteri merah

Jokowi mencoret 8 calon menteri merah

Jakarta-KoPi. Jokowi harus mecoret delapan calon menteri yang mendapat rambu-rambu merah dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Menjawab pertanyaan wartawan Jokowi menyatakan akan mengganti yang mendapat warna merah dengan figur lain.

"Masak tidak diganti, nanti siapa yang mengisi? Jelasnya.

Soal nama-nama kedelapan orang tersebut presiden yang baru saja dilantik ini tidak bisa menyampaikan kepada publik. Dia juga menghimbau agar masyarakat dan media tidak berspekulasi. Banyak edaran susunan kabinet yang berbeda-beda.

Para pengganti menurut Jokowi akan diambil dari mereka yang sejak tanggal 20 Oktober diundang ke istana negara dan nama-nama lain atau baru.

Laporan KPK dan PPATK menyebabkan Jokowi harus berpikir ulang untuk mencari figur-figur pengganti. Sampai saat ini masyarakat masih menanti siapa saja mereka yang akan duduk di tim kabinet Koalisi Indonesia Hebat.

 

E. Heramawan

 

back to top