Menu
Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden H...

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde Karwo Paparkan Budaya Lokal di Jatim

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Penyelesaian Kasus Montara “Test Case” Komitmen Persahabatan Australia

Penyelesaian Kasus Montara “Test Ca…

Kupang-KoPi| Laporan In...

Prev Next

Jokowi berduet dengan JK

foto: makassar.bisnis.com foto: makassar.bisnis.com

Jakarta-KoPi. Setelah proses politik cukup lama, lobi dan pendekatan kepada berbagai tokoh, Jokowi memastikan kandidat cawapres yang mendampinginya adalah Jusuf Kalla (JK). Kabar ini diperoleh dari sumber KoPi di internal PDI Perijuangan hari ini (18/5.14).

Alasan pemilihan JK sebagai kandidat cawapres adalah gaya kepemimpinannya yang lincah, gesit, muslim taat, dan luar Jawa.

"Figur JK sebagai tokoh pemimpin politik nasional tidak diragukan lagi. Pasangan Jokowi dan JK sangat ideal bagi kebutuhan bangsa ini. Jokowi telaten, JK trengginas"

Menanggapi kemungkinan JK sebagai cawapres, beberapa warga yang ditemui KoPi menyatakan dukungan.

"Saya lega jika Jokowi berpasangan dengan JK. Jadi isu dia musuhnya Islam itu jelas salah," kata Yanti mahasiswa di Universitas Mercubuana.

Menurut Novri Susan, pengamat sosiologi politik dari Universitas Airlangga, jika Jokowi berpasangan dengan JK maka merupakan kandidat yang tangguh.

"Mereka merepresentasikan politik nasionalis, demokratis dan sekaligus relijius"

Penulis buku Negara Gagal Mengelola Konflik tersebut, Jokowi dan JK akan mendapat respon besar dari masyarakat. Hanya saja, lanjut Novri, pasangan tersebut harus mampu mempersiapkan kampanye secara elegan. Sebab Prabowo dan Hatta juga merupakan pasangan pilpres 2014 yang sangat tangguh.*

 

Reporter: E. Hermawan

back to top