Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Itet Tridjajati Anggota MPR Sosialisasi ‘Empat Pilar Kebangsaan’

Itet Tridjajati Anggota MPR Sosialisasi ‘Empat Pilar Kebangsaan’

Anggota MPR RI dari fraksi PDI Perjuangan Itet Tridjajati Sumarijanto, MBA melaksanakan Sosialisasi ‘Empat Pilar Kebangsaan’ kepada 150 pelajar SMK Muhammadiyah Tumijajar di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Sabtu 23 Februari 2017.

Dihadapan siswa-siswi SMK Muhammadiyah Tumijajar, Itet menyampaikan dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara yang sangat memprihatinkan karena mulai lunturnya nilai-nilai Pancasila. Seharusnya Pancasila itu sebagai dasar dan ideologi Negara serta pemersatu bangsa bukan sebaliknya sebagai pemecah kehidupan berbangsa dan bernegara.

Itet mengambil contoh “ Pilkada DKI Jakarta “ karena cara pandang yang sempit dalam memandang suatu permasalahan, terkesan ada oknum yang sengaja memaksakan kehendak dengan membawa dalil agama sebagai pembenaran untuk mengintimidasi masyarakat dalam menentukan pilihan.” Jelas Itet.

Disisi lain, Itet mengajak secara khusus kepada siswi-siswi SMK Muhammadiyah Tumijajar untuk tidak anti berpolitik, justru sebaliknya mulai mencintai politik karena dengan berpolitik merupakan muara semua kebijakan yang terjadi di Negara, serta itu merupakan cara agar keseteraan gender antara perempuan dan laki-laki bisa tercapai. Karena faktanya yang lolos menjadi Anggota DPR RI periode 2014-2019 , kuota 30 % perempuan di parlemen tidak tercapai secara maksimal jelasnya.

Menurut Itet, Sosialiasi 4 Pilar Kebangsaan ini perlu diperkenalkan kepada anak didik untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kedepan tantangan kebangsaan secara internal terjadi karena masih lemahnya penghayatan dan pengamalan agama serta munculnya pemahaman terhadap ajaran agama yang keliru dan sempit dan kurang berkembangnya pemahaman dan penghargaan atas kebhinekaan dan kemajemukan.

Kemudian tantangan secara eksternal yang harus diwaspadai adalah pengaruh Globalisasi kehidupan yang semakin meluas dan persaingan antar bangsa yang semakin tajam dan makin kuatnya intensitas intervensi kekuatan global dalam perumusan kebijakan nasional.

Sebagai penutup, Itet menyampaikan kita harus tetap menjaga kebhinekaan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan kepada Pancasila.

back to top